Recovery PC Menggunakan Macrium Reflect Rescue CD


Recovery PC Menggunakan Macrium Reflect Rescue CD

Untuk para pengguna Acer Aspire One, pada artikel sebelumnya saya sudah menjelaskan bagaimana cara untuk melakukan backup pada partisi PQSERVICE menggunakan software Macrium Reflect.

Kali ini, saya akan menjelaskan cara untuk melakukan recovery dari file backup yang sudah dibuat. Sebenarnya langkah ini tidak terbatas hanya utk backup dari PQSERVICE saja, tapi seluruh backup yang dilakukan dengan software Macrium Reflect bisa direstore dengan langkah ini.

Meski basis dari Rescue CD ini adalah linux, tapi tidak usah takut, karena tampilannya sudah diganti seperti Windows dan udah mengenali mouse secara otomatis.

Langsung saja, proses recovery dimulai :

  1. Masukkan Rescue CD yang sudah dibuat dan setting bios anda untuk boot dari CD.Tunggu beberapa saat hingga tampilannya seperti berikut. Selanjutnya klik Next.
    1.jpg
  2. Tampilan selanjutnya akan menunjukkan drive (partisi) anda.
    Catatan: Tampilan drive mungkin tidak sama pada komputer anda.
    3.jpg
    Pilih direktori tempat anda menyimpan file backup yang akan direstore.
  3. Tampilan berikutnya menampilkan informasi detil partisi dari file yang dibackup. Pada contoh kali ini, saya hanya mempunyai 1 partisi, tapi dikomputer anda bisa berubah-ubah sesuai partisi yang sudah anda backup.
    Pilih (C:) dan klik Next.
    4
  4. Berikutnya adalah tampilan lokal harddisk anda. Anda bisa melakukan restore pada partisi mana saja, bahkan anda bisa merestore pada partisi kosong pada harddisk yang lain.
    5
    Pada experimen kali ini, kita akan merestore partisi yg dibackup pada semua partisi di disk 1. Yang perlu kita lakukan adalah melakukan centang contreng pada kotak di disk 1. Jangan lupa tekan tombol Ctrl pada saat memilih lebih dari 1 partisi.
    5a
    Tekan Next untuk melanjutkan
  5. Selanjutnya, pilih Active dan klik Next.
    6
  6. Karena kita memilih partisi yang akan direstore lebih besar daripada file yg dibackup, maka ada kesempatan untuk memperbesar partisi tujuan.
    7
    Lakukan drag kekanan sesuai kebutuhan, lalu klik Next.
  7. Halaman selanjutnya adalah Verify Image. Klik No Thank You. Klik Next.
    8
  8. Tampilan berikutnya adalah opsi untuk restore MBR (Master Boot Record). Tetap pilihan default ‘Replace with the Master Boot Record from the backup’ dan klik Next.
    9
  9. Opsi berikutnya adalah verifikasi file sistem. Langkah ini tidak perlu, pilih opsi No, klik Next.
    10.jpg
  10. Langkah berikutnya adalah langkah terakhir. Klik Finish untuk memulai Restore.
    11.jpg
    Proses restore akan berjalan. Jika sudah selesai, anda bisa klik Back dan merestore partisi lainnya atau klik Cancel untuk melakukan restart komputer.
    13.jpg
    Klik Cancel lalu klik OK untuk reboot.
    14.jpg

Proses restore sudah selesai. Selanjutnya tinggal melihat hasil dari restore anda.

Untuk restore partisi PQSERVICE, otomatis partisi ini tidak terlihat, karena kondisi awalnya memang sudah tersembunyi. Semoga tutorial ini bisa bermanfaat buat semua.

Jika ada saran/kritik, silahkan posting disini.

Categories: Tutorial
Tags: , ,

You can leave a response, or trackback from your own site.




24 Responses {+}

  1. [...] Untuk proses recovery partisi menggunakan Macrium Reflect Rescue CD, silahkan merujuk ke halaman berikut. [...]

  2. herfien says:

    saya baru beli AOD250 tapi terlanjur saya isi berbagai macam program, jika saya ingin mempartisi hd saya menjadi beberapa partisi, apa yang harus saya lakukan. terus terang saya agak bingung membaca tutorialnya, kalau bisa tahap demi tahap , thanks

    • prazetyo says:

      Untuk tutorial spt itu saya belum membuatnya. Tapi yang jelas, pak herfien install dulu aplikasi power quest partition magic. Kalau sudah selesai, disana ada menu Wizards yang bisa bpk ikuti caranya. Ada cara utk membuat partisi dari awal, atau membagi partisi yang sudah ada menjadi beberapa bagian, dsb. Semuanya ada di Wizards pak.
      Selain itu, laptop AOA150 saya brusan saya install ulang, pindah ke windows xp pro, sehingga aplikasinya juga ikut terhapus. Jadi saya tdk bisa capture cara-caranya disini. Coba pak herfien coba dulu, klu windows saya sudah running well, Insya Alloh akan saya bagikan caranya disini.

      Terima kasih

  3. Oceandhi Nugraha says:

    Salam hormat buat Mas Prazetyo….
    Saya juga lagi kerepotan browsing mencari berbagai cara untuk mempartisi Acer AOD 250 miik saya ini. OS Original Windows XP SP3. masih satu partisi. Tolongin saya ya Mas,.. bagaimana cara termudah, sederhana untuk mempartisi harddisknya (menambah satu partisi)???

    kalo bisa send to my mail aja ya mas, ke oceandhi5@yahoo.com .. he he he Thanks before.

    • prazetyo says:

      Salam juga mas Nugraha. Coba mas Nugraha pake software Easeus partition manager. Saya kemarin mencoba partisi HD di Acer Aspire One A150 pake Easeus yang Home Edition (free). Proses lancar tanpa ada masalah. Kalau AOD 250, saya belum pernah coba, tapi rasanya sih gak masalah mas. Trial aja mas…kan AOD-nya masih ada recovery-nya… hehehe.

      Good Luck!

  4. Ayok says:

    Maaf mas, mo curhat dikit. Heee…
    Temen saya punya netbook compaq. dia udah martisi haridisknya. jadi windows aslinya dah hilang. kira2 bisa gak ya pake windows asli xp home punya acer? karena windows aslinya sebelum terhapus tuh xp home juga…

    • prazetyo says:

      Ya logikanya bisa saja sih mas. Tapi lisensi OEM yang menempel di laptop Compaq itu sudah hilang, karena sudah diganti Windows lain. Kalaupun diganti dengan Windows XP Home punya Acer, tetap saja “menurut” Microsoft lisensi Compaq sudah tidak berlaku. Jadi tetap istilahnya tetap “bajakan” meski Windows XP Home dari laptop Acer itu orisinil.

      Tapi kalau mas Ayok mau install Windows XP dari Acer, ya tetap bisa dilakukan koq mas.

      Semoga bermanfaat

  5. andi says:

    salam kenal mas…
    saya mau minta sarn ne mas…
    saya punya aspire one pro P 351 h adamasalah dengan windows xp home edition nya sering BSOD dan restar setelah masuk windows ada tapil tulisan kurang lebih bunyinya “sistem recovery from serius eror”.
    sudah saya bawa ke acer kmudian hardis nya diganti itu menurut cs nya….
    tapi kok masalah nya masih BSOD juga ya mas…
    solusinya gmna ya mas biar aspireone saya bagus lagi ya…

    • prazetyo says:

      Maksudnya mas andi sudah ganti HD ??? Kalau masih ganti HD masih spt itu, berarti masih ada hardware yang tidak kompatibel dengan OS anda mas. Akhirnya bikin BSOD terus. Dulunya pas baru beli apa juga langsung spt ini atau tdk apa-apa ?

      • andi says:

        iya mas hdd nya dah di ganti sma pihak acer, makanya partisi yg tersembunyi dah hilang..
        setelah pemakaian 1 bulan mas mulai bsod terus…
        sekarang malah sudah saya instal sp2 tapi masalahnya juga gk ilang tetep juga bsod.
        ada solusi lain mas..?
        apa prosesornya yng lemah ya…???

        • prazetyo says:

          Harusnya mas andi minta juga partisi PQSERVICE tsb. karena di partisi tsb ada lisensi dan driver dari netbook kita. Kan seharusnya sudah jadi “paket” penjualan. Sepertinya kasus mas andi ini termasuk langka dan parah (maaf loh mas…). Kalau prosesor lemah sih gak ada, cuman ada h/w yang gak kompatibel itu mungkin. dalam artian gak kompatibel, ada h/w yang rusak/crash dengan sistem operasi. Kalau prosesor setahu saya mas, kalau gak bisa ya berarti mati.

          Coba cek juga mas…apa mungkin netbook sangat panas (krn kipasnya bermasalah), sehingga prosesor melewati batas amannya. Saran saya, sepertinya mas andi bisa klaim ke pihak acer masalah ini. Tentunya dengan after sales yang lebih bagus lagi.

          Semoga bermanfaat.

  6. andi says:

    ok deh mas saya cba klaim ke acer lagi..
    ntar klu ada kabar terbaru lagi saya kabari lagi
    terima kasih atas sarannya

  7. adhie says:

    mas saya beli ao 532h dengan system operasi windows 7 starter, itu harus diaktifasi lagi nggak yah, terus bagaimana cara backup sistem operasi, kan tidak ada cd windowsnya…
    thanks b4

  8. yonika says:

    bos, ko gambar no 3 di tampilan waktu sy praktekin yg kelihatan bukan drive c (yang akan di restore), tapi drive yang laninya (FAT32 yang berisi backup file yg untuk 4…gb). apa musti software harus licence ??.

    • prazetyo says:

      gak koq. kan macrium itu saya sarankan yang free…bukan yang berbayar. masalah drive, kan tergantung juga pada saat melakukan partisi. Jadi hasilnya bisa berbeda-beda, tergantung anda. Kalau saya pas munculnya drive C karena hanya drive itu yang saya bikin.

  9. evan says:

    mas numpang tanya,,,
    kan saya backup pqservice,,,
    lalu hasil backup saya copy ke :C
    lalu apakah hasil dari recovery itu partisi :C saya jadi :P QSERVICE
    atau malah partisi :C saya jadi sistem windows yang tersimpan di partisi :P QSERVICE itu????

  10. evan says:

    mas numpang tanya,,,
    kan saya backup pqservice,,,
    lalu hasil backup saya copy ke :C
    lalu apakah hasil dari recovery itu partisi :C saya jadi
    : PQSERVICE
    atau malah partisi :C saya jadi sistem windows yang tersimpan di partisi : PQSERVICE itu????

Leave a Reply

(required)

(required)

MY LAST TWEET
Quote Atas
Apa itu svchost.exe dan kenapa prosesnya banyak sekali ? « agungprasetyo.net

Quote Bawah

Follow Me
Bottom Close
CATEGORIES
Bottom Close
RECENT COMMENTS
    • prazetyo weih...senangnya yag sudah bisa mengakses kaskus lagi.. hehehe... cong...
    • prazetyo Sepertinya cara yang mas orpheuz berikan bisa berhasil. Wah, user id s...
    • prazetyo Masalah ini memang sering ditemui pada saat recovery system. tapi teru...
    • tems maaf mas tipenya ternyata AO 532H...mohon pencerahannya ya mas..hehe.....
    • kasus nubitol thanks gan it works (y)...
    • tems Haloo mas, salam kenal dari saya, saya memiliki acer aspireone dengan ...
    • prazetyo biasanya kalau kita install dari CD, kan posisi drive CD akan tetap. M...
Bottom Close
GALERI FOTO
  • random article
  • random article
Bottom Close