<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>agungprasetyo.net &#187; USB</title>
	<atom:link href="http://agungprasetyo.net/tag/usb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agungprasetyo.net</link>
	<description>It's about my life, goals and family</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Sep 2010 09:06:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Melakukan Instalasi Windows XP / 2003 / Vista / 7 Dari USB Flash Disk</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/acer-aspire-one/melakukan-instalasi-windows-xp-2003-vista-7-dari-usb-flash-disk/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/acer-aspire-one/melakukan-instalasi-windows-xp-2003-vista-7-dari-usb-flash-disk/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 01:48:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acer Aspire One]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[bootable]]></category>
		<category><![CDATA[USB]]></category>
		<category><![CDATA[windows 2003]]></category>
		<category><![CDATA[windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[windows xp]]></category>
		<category><![CDATA[WinFlash]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/?p=516</guid>
		<description><![CDATA[Bagi pengguna netbook Acer seperti saya atau netbook-netbook lainnya, melakukan instalasi suatu sistem operasi pasti akan sangat menyulitkan, karena tidak adanya media cd/dvdrom. Tapi sekarang ada solusi yang membuat proses instalasi suatu sistem operasi tidak harus melalui cd/dvdrom lagi, tapi melalui USB dan prosesnya pun tergolong sangat mudah. Tentunya hal ini akan lebih memudahkan pengguna [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi pengguna netbook Acer seperti saya atau netbook-netbook lainnya, melakukan instalasi suatu sistem operasi pasti akan sangat menyulitkan, karena tidak adanya media cd/dvdrom. Tapi sekarang ada solusi yang membuat proses instalasi suatu sistem operasi tidak harus melalui cd/dvdrom lagi, tapi melalui USB dan prosesnya pun tergolong sangat mudah.  Tentunya hal ini akan lebih memudahkan pengguna netbook yang ingin  mengganti sistem operasinya ke versi yang lebih tinggi atau sebaliknya. Hanya saja, untuk netbook yang sudah preinstalled windows, secara otomatis lisensi OEM akan hilang jika diganti dengan windows lain. Kecuali, (bagi pengguna acer) anda melakukan <a href="http://agungprasetyo.net/2009/05/29/tutorial-acer-aspire-one-a150-bag-2-experimen/">recovery</a> kembali dari partisi PQSERVICE (baca juga cara <a href="http://agungprasetyo.net/2009/05/06/tutorial-acer-aspire-one-a150-bag-1-backup-pqservice/">backup PQSERVICE</a>).  Pertama-tama, yang harus anda persiapkan adalah :
<div>&nbsp;</div>
<ol>
<li>Download <a href="http://wintoflash.com/download/en/">WinFlash</a>. Menurut pembuatnya &#8220;<em>This software may contain bugs (spelling too)</em>&#8220;. Untuk percobaan kali ini, saya menggunakan versi <strong>0.5.0013 beta</strong>.</li>
<li>Komputer dengan CD/DVDROM</li>
<li>CD/DVD Installer Windows XP / 2003 / Vista / 7. Untuk percobaan, saya menggunakan Windows 7 Professional x86.</li>
<li>USB Flash Disk (kapasitas tergantung dari sistem operasi yang diinstall). Untuk percobaan, saya memakai UFD ukuran 4GB.</li>
</ol>
<div>&nbsp;</div>
<h4>Langkah Pertama</h4>
<p>Lakukan ekstrak dari file yang sudah anda download, lalu jalankan file <strong>WinToFlash</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr1.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-642" title="gbr1" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr1-150x150.jpg" alt="gbr1" width="150" height="150" /></a></p>
<p style="text-align: center;">
<div>&nbsp;</div>
<h4>Langkah Kedua</h4>
<p>Langsung klik saja tombol <strong>Windows setup transfer wizard</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr3.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-646" title="gbr3" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr3-150x150.jpg" alt="gbr3" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Klik <strong>Next</strong>.
<div>&nbsp;</div>
<h4>Langkah Ketiga</h4>
<p>Langkah selanjutnya adalah menentukan lokasi pengcopyan. Untuk <strong>Windows files path</strong>, anda bisa arahkan ke CD/DVD atau folder yang berisi installer dari Windows.</p>
<p>Sedangkan <strong>USB Drive</strong>, arahkan ke drive dari USB anda. Selanjutnya, klik <strong>Next</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr4.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-647" title="gbr4" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr4-150x150.jpg" alt="gbr4" width="150" height="150" /></a></p>
<div>&nbsp;</div>
<p>Tampilan selanjutnya berisi tentang <em>Windows License Agreement</em>. Klik <strong>I Accepted the terms of the license agreement</strong>, dan klik <strong>Continue</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr5.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-649" title="gbr5" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr5-150x150.jpg" alt="gbr5" width="150" height="150" /></a></p>
<div>&nbsp;</div>
<p>Selanjutnya proses transfer file dari CD/DVD installer akan berjalan. Lama tidaknya proses ini tergantung dari OS apa yang anda pilih.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr6.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-650" title="gbr6" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr6-150x150.jpg" alt="gbr6" width="150" height="150" /></a></p>
<div>&nbsp;</div>
<p>Jika proses sudah selesai, klik <strong>Next</strong> dan tampilan selanjutnya adalah informasi tentang proses yang sudah dilakukan. Klik <strong>Exit</strong> untuk keluar.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr8.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-651" title="gbr8" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr8-150x150.jpg" alt="gbr8" width="150" height="150" /></a></p>
<div>&nbsp;</div>
<p style="text-align: left;">Selanjutnya, silahkan testing USB yang sudah berisi file installer dari OS yang sudah anda pilih. Untuk pengguna netbook Acer, pada saat booting, tekan <strong>F12</strong> untuk memilih media startupnya.</p>
<div>&nbsp;</div>
<p style="text-align: left;">Jika sudah ada yang berhasil, sharing ya teman-teman&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">
<p> </p>
<p style="text-align: left;">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/acer-aspire-one/melakukan-instalasi-windows-xp-2003-vista-7-dari-usb-flash-disk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat USB Flash Disk Anda Bootable</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/membuat-usb-flash-disk-anda-bootable/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/membuat-usb-flash-disk-anda-bootable/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 06:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips 'n Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[boot]]></category>
		<category><![CDATA[bootable]]></category>
		<category><![CDATA[HP]]></category>
		<category><![CDATA[USB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/2009/05/29/membuat-usb-flash-disk-anda-bootable/</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang ini, kebanyakan komputer sudah tidak menyertakan floppy disk dalam paketnya. Sama seperti pada beberapa komputer kantor yang baru saja beli. Karena salah satu komputer password administratornya lupa, sehingga tidak bisa masuk ke sistem. Ketika saya akan memasukkan program dari linux (floppy based) utk resetting password admin, ternyata floppy drive-nya tidak ada. Akhirnya, solusi utk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang ini, kebanyakan komputer sudah tidak menyertakan floppy disk dalam paketnya. Sama seperti pada beberapa komputer kantor yang baru saja beli. Karena salah satu komputer password administratornya lupa, sehingga tidak bisa masuk ke sistem. Ketika saya akan memasukkan program dari linux (floppy based) utk resetting password admin, ternyata floppy drive-nya tidak ada. Akhirnya, solusi utk menggunakan disket tertunda dan harus cari media lain utk bisa booting. Setelah browsing beberapa lama, akhirnya ada cara utk booting dari USB drive.</p>
<p>Untuk membuat USB bootable, sebenarnya ada banyak cara. Diantaranya dengan menggunakan aplikasi &#8220;<strong>UNetbootin</strong>&#8221; dari situs <a href="http://unetbootin.sourceforge.net/" target="_blank">http://unetbootin.sourceforge.net/</a>. Cara ini paling banyak digunakan untuk membuat bootable USB.</p>
<p>Untuk kali ini, saya akan mencoba memberikan panduan dengan cara lain, yaitu dengan <strong>HP USB Disk Format Tool</strong>. Pertama-tama, download &amp; ekstrak 2 berikut, yaitu <a href="http://victorchen.info/wp-content/uploads/2008/03/hp-usb-disk-format-tool.zip" target="_blank">HP USB Disk Format Tool</a> dan <a href="http://victorchen.info/wp-content/uploads/2008/03/windows-98-system-files.zip" target="_blank">Windows 98 System Files</a>. Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut :</p>
<p><span id="more-269"></span></p>
<ol>
<li>Lakukan install terlebih dahulu aplikasi HP USB Disk Format Tool.</li>
<li>Masukkan USB anda pada komputer.</li>
<li><strong>PENTING:</strong> Lakukan backup pada seluruh file di USB flash disk anda, karena akan dihapus dalam proses ini.</li>
<li>Jalankan aplikasi dari HP USB Disk Format Tool.</li>
<li>Pada device otomatis akan mendeteksi USB anda.</li>
<li>Pilih FAT32 dari pilihan Filesystem.</li>
<li>Lakukan <span style="text-decoration: line-through;">centang</span> contreng pada opsi &#8220;Create a DOS startup disk&#8221;.</li>
<li>Pada pilihan textbox yang ada, lakukan pada browse pada file Windows 98 system yang sudah diekstrak.</li>
<li>Setelah itu, klik tombol <strong>Start</strong>.</li>
<li>Klik <strong>Yes</strong> jika ada box peringatan tentang penghapusan file.</li>
<li>Selanjutnya, kopikan seluruh file dari Windows 98 system ke USB flash disk untuk bisa mengaktifkan deteksi CD-ROM dan mouse.</li>
</ol>
<p>Nah, proses sudah selesai, sekarang USB anda sudah bootable. Jika anda ingin melakukan booting dari USB, jangan lupa untuk setting BIOS terlebih dahulu.</p>
<p>Untuk pengguna Netbook seperti AA1, anda bisa menekan F12 setelah proses startup.</p>
<p>Jika ada yang tahu cara lain, silahkan untuk menambahkan.</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/membuat-usb-flash-disk-anda-bootable/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Macrium Reflect Rescue CD dengan media USB</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/activities/membuat-macrium-reflect-rescue-cd-dengan-media-usb/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/activities/membuat-macrium-reflect-rescue-cd-dengan-media-usb/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 06:14:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acer Aspire One]]></category>
		<category><![CDATA[Activities]]></category>
		<category><![CDATA[Tips 'n Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Macrium Reflect]]></category>
		<category><![CDATA[Rescue CD]]></category>
		<category><![CDATA[UNetbootin]]></category>
		<category><![CDATA[USB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/2009/05/17/membuat-macrium-reflect-rescue-cd-dengan-media-usb/</guid>
		<description><![CDATA[Pada artikel sebelumnya, saya sudah menjelaskan tentang bagaimana cara membackup salah satu partisi/drive di netbook kita. Berhubung saya menggunakan Acer Aspire One, maka contohnya adalah membackup partisi tersembunyi (PQSERVICE). Tapi jika anda menggunakan komputer desktop , notebook, atau netbook selain AA1, maka cara membackup-nya sama saja. Jika partisi/drive anda sudah dibackup, maka suatu saat anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada artikel sebelumnya, saya sudah menjelaskan tentang bagaimana cara membackup salah satu partisi/drive di netbook kita. Berhubung saya menggunakan Acer Aspire One, maka contohnya adalah <a href="http://agungprasetyo.net/2009/05/06/tutorial-acer-aspire-one-a150-bag-1-backup-pqservice/" target="_blank">membackup partisi tersembunyi</a> (PQSERVICE). Tapi jika anda menggunakan komputer desktop , notebook, atau netbook selain AA1, maka cara membackup-nya sama saja.</p>
<p>Jika partisi/drive anda sudah dibackup, maka suatu saat anda pasti membutuhkannya kembali. Nah, cara ini disebut Restore. Untuk melakukan restore dari file backup tadi, anda membutuhkan Rescue CD. Biasanya Rescue CD dibuat dari media CD, tetapi kali ini, kita akan mencoba membuat Macrium Reflect Rescue CD dari USB. Hal ini dilakukan karena netbook AA1 tidak mempunyai media CD/DVD ROM, tapi bisa booting dari USB drive.</p>
<h2>Mempersiapkan USB</h2>
<p>Pastikan USB anda sudah terformat dengan file system FAT16. File system yang bisa digunakan adalah FAT16, FAT32 atau NTFS. File system FAT16 lebih mudah dikenali sebagai FAT pada kebanyakan sistem operasi Windows.</p>
<blockquote><p><span style="background-color: #ffffff;"><strong>Catatan:</strong> Kapasitas maksimum dari USB yang bisa diformat adalah 4GB. Masalahnya, kapasitas lebih besar dari 4GB tidak bisa diformat sebagai FAT16.</span></p></blockquote>
<p><span id="more-196"></span></p>
<p>Buka <strong>Windows Explorer</strong>, klik kanan pada <strong>USB drive</strong> dan pilih <strong>Properties</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/disk-properties.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-612" title="disk-properties" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/disk-properties-150x150.jpg" alt="disk-properties" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Jika file system bukan FAT, maka format USB anda dengan FAT16 (FAT). Tutup windows atas, lakukan klik kanan lagi pada <strong>USB drive</strong> dan pilih <strong>Format</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/format.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-613" title="format" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/format-150x150.jpg" alt="format" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Pastikan pilihan <strong>File System</strong> adalah <strong>FAT</strong>. Untuk pilihan <strong>Quick Format</strong>, biakan saja. Klik <strong>Start</strong>.</p>
<h2>Membuat image ISO dari Linux</h2>
<p>Sebagai langkah awal, kita perlu membuat image dari bootable CD yang nantinya akan kita transfer ke USB.</p>
<ol>
<li>Buka aplikasi MR, klik panel <strong>Other Tasks</strong>, lalu klik <strong>Create a bootable Rescue CD</strong>.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/rcd1.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-614" title="rcd1" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/rcd1-150x150.jpg" alt="rcd1" width="150" height="150" /></a></li>
<li>Selanjutnya akan muncul <strong>Rescue CD Wizard</strong>.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/rc2.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-615" title="rc2" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/rc2-150x150.jpg" alt="rc2" width="150" height="150" /></a><br />
Pastikan anda memilih <strong>opsi Linux</strong> dan klik <strong>Next</strong>.</li>
<li>Tampilan Wizard selanjutnya akan muncul, dimana berisi informasi pemilihan media.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/rcd21.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-616" title="rcd21" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/rcd21-150x150.jpg" alt="rcd21" width="150" height="150" /></a><br />
Klik pada <strong>Select your CD/DVD burner and click</strong> dan pilih <strong>Create ISO image file</strong>.</li>
<li>Klik <strong>Finish</strong> dan pilih lokasi untuk file image ISO anda. Untuk contoh kali ini, saya menempatkan file image ISO saya pada drive C:\</li>
</ol>
<h2>Memindah file image ISO ke USB</h2>
<p>Untuk membuat agar USB anda bisa bootable dengan konten dari file image ISO yang baru saja dibuat, maka dibutuhkan utility &#8216;UNetbootin&#8217; dari situs <a href="http://unetbootin.sourceforge.net/">http://unetbootin.sourceforge.net/</a>. Pilih opsi <strong>download for Windows</strong>, dan simpan pada tempat yang mudah anda akses.</p>
<ol>
<li>Lakukan klik ganda pada file yang baru saja download, sehingga tampilan seperti dibawah ini :<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/unetboot.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-617" title="unetboot" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/unetboot-150x150.jpg" alt="unetboot" width="150" height="150" /></a></li>
<li>Pilih opsi <strong>Diskimage </strong>dan masukkan lokasi dimana anda menyimpan file image ISO yang sudah dibuat tadi.</li>
<li>Pada <strong>Type</strong>, pilih <strong>USB Drive </strong>sebagai target tujuan dan tentukan drive dari USB anda.</li>
<li>Klik OK untuk mengcopy file image ISO ke USB anda<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/unetbootfinish.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-618" title="unetbootfinish" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/unetbootfinish-150x150.jpg" alt="unetbootfinish" width="150" height="150" /></a></li>
</ol>
<p>Selesai sudah proses kita membuat USB yang bisa bootable dengan konten Rescue CD dari Macrium Reflect. Jika anda menggunakan Netboook AA1, tekan F12, dan pilih booting dari USB. Maka proses akan meload sistem berbasis linux yang memuat proses Rescue CD.</p>
<p>Semoga bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/activities/membuat-macrium-reflect-rescue-cd-dengan-media-usb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
