<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>agungprasetyo.net &#187; berkarya</title>
	<atom:link href="http://agungprasetyo.net/tag/berkarya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agungprasetyo.net</link>
	<description>It's about my life, goals and family</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Sep 2010 09:06:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Duty</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/activities/duty/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/activities/duty/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 06:34:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Activities]]></category>
		<category><![CDATA[bekerja]]></category>
		<category><![CDATA[berkarya]]></category>
		<category><![CDATA[dosen]]></category>
		<category><![CDATA[duty]]></category>
		<category><![CDATA[pendidik]]></category>
		<category><![CDATA[quality of life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum Warahmatullohi Wabarakatuh Karena masih dalam rangkaian training Quality of Life, pagi ini berangkat dari rumah sekita jam 05.45 WIB. Udara masih dingin dan jalanan wonokromo masih sepi. Padahal tadi malam pulang dari kantor jam 21.00 WIB dan &#8220;melek&#8221; hingga jam 23.00 WIB. Jadi pas berangkat pagi tadi, mata masih ngantuk dan pandangan agar kabur&#8230; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Warahmatullohi Wabarakatuh</p>
<p>Karena masih dalam rangkaian training <strong>Quality of Life</strong>, pagi ini berangkat dari rumah sekita jam 05.45 WIB. Udara masih dingin dan jalanan wonokromo masih sepi. Padahal tadi malam pulang dari kantor jam 21.00 WIB dan &#8220;melek&#8221; hingga jam 23.00 WIB. Jadi pas berangkat pagi tadi, mata masih ngantuk dan pandangan agar kabur&#8230; (gak tau karena ngantuk, atau memang mata yang kemasukan debu, hehehe).</p>
<p>Oke&#8230;cukup intermezzonya. Hari ini, materi dibawakan oleh <strong>Ibu Beavanda</strong> dgn topik <strong>Duty</strong>.</p>
<p><span id="more-33"></span><br />
Apa sih Duty itu? Yaa mungkin beberapa orang akan menjawab itu <strong>tugas</strong>, atau mungkin pengertian lain adalah <strong>bekerja</strong>. Contoh paling gampang, ya apa sih yang dilakukan setiap hari oleh kita (termasuk aku) ? ya bekerja. Mungkin ada istilah lain&#8230; ya bertugas&#8230; cari uang&#8230; berkarya&#8230;atau apalah.. terserah&#8230;</p>
<p>Menurut Bu Vanda, Duty itu terbagi dalam 4 jenis, yaitu :</p>
<ol>
<li>Non Duty</li>
<li>Duty</li>
<li>Calling of Duty</li>
<li>Beyond of Duty</li>
</ol>
<p>Karena tadi ndengerinnya sambil agak-agak ngantuk, jadi nulisnya kali ini sambil lihat-lihat &#8216;krepek&#8217;an&#8217;. Oke&#8230;dibahas satu persatu.</p>
<h2>Non Duty</h2>
<p>Orang atau karyawan yang termasuk dalam kategori ini, biasanya melakukan pekerjaan itu asal-asalan. Tanpa adanya suatu keinginan untuk melakukannya dengan lebih baik lagi. Selain itu, si karyawan tsb mengetahui kalau di perusahaan ada standar atau aturan yang perlu untuk dipenuhi, tapi si karyawan tsb tidak mau tahu. Jadi terkesan cuek dan masa bodoh. Selain itu, juga tidak memenuhi dari target yang diharapkan, meskipun tahu kalau itu adalah tanggung jawabnya.</p>
<p>Hal ini juga bisa dilihat dari sisi mahasiswa. Kalau ada mahasiswa dalam golongan ini, ya mungkin dia hanya berangkat kuliah, yang penting absen, tugas kuliah masa bodoh, kegiatan mahasiswa gak mau tau, dsb. Hal ini tentunya akan merugikan dia sendiri yang bisa-bisa menghancurkan masa depannya.</p>
<h2>Duty</h2>
<p>Tingkatan ini lebih tinggi daripada sebelumnya. Orang atau karyawan dalam tingkatan ini lebih bisa memahami fungsi kerjanya. Seperti bekerja sesuai aturan atau dapat memenuhi standar dari perusahaan. Selain itu, target yang berikan selalu dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal.</p>
<h2>Calling of Duty</h2>
<p>Tingkatan ini lebih tinggi lagi dari sebelumnya. Orang atau karyawan dalam tingkatan ini sudah merubah cara pandangnya dari bekerja menjadi <strong>berkarya</strong>. Dengan berkarya tentu tingkatannya lebih tinggi daripada bekerja. Biasanya orang/karyawan dalam tingkatan ini selalu resah (secara philosophy) untuk berusaha melakukan segala sesuatunya lebih dari standar. Selain itu, dalam menerima tugas apapun, selalu bisa dikerjakan dengan baik, meski secara kemampuan, tidak berkompeten di bidangnya. Jadi apapun itu tugasnya, dikerjakan secara maksimal. Tidak ketinggalan juga, kemampuan untuk selalu meng-explorasi diri sendiri untuk selalu menjadi lebih baik.</p>
<h2>Beyond of Duty</h2>
<p>Tingkatan ini adalah tingkatan tertinggi dalam kategori Duty. Orang/karyawan dalam tingkatan ini fungsinya melebihi dari sekedar panggilan tugas/bidangnya. Dapat menjadi spirit bagi orang lain, dalam artian menjadi penerang untuk membantu orang lain dengan tulus dan tanpa membutuhkan pujian. Jadi meski sudah berhasil menyelesaikan suatu tugas dengan baik, dalam hati kecilnya tidak terbersit keinginan untuk dipuji.</p>
<h2>Bekerja</h2>
<ul>
<li>Action</li>
<li>Menghasilkan sesuatu</li>
<li>Bekerja belum tentu berkarya</li>
<li>Tujuan hanya untuk keperluan pribadi</li>
<li>Masih butuh pujian</li>
</ul>
<h2>Berkarya</h2>
<ul>
<li>Action</li>
<li>Menghasilkan sesuatu</li>
<li>Berkarya pasti bekerja</li>
<li>Yang dilakukan berguna untuk orang lain</li>
<li>Tidak memerlukan pujian</li>
</ul>
<blockquote><p>Ada 2 orang dengan pekerjaan yang sama. Sebut saja Pak RGB dan Pak CMYK. Dua-duanya adalah pendidik di universitas yang berbeda. Mempunyai kegiatan yang sama, yaitu menjadi guru privat untuk anak-anak yang membutuhkan tambahan pelajaran. Ternyata dari semua kesamaan diatas, ada perbedaan yang cukup keliatan. Pak RGB, di hari sabtu &amp; minggu, dia menyempatkan waktu untuk anak &amp; istrinya. Meskipun dia sangat sibuk, dia berusaha untuk menyediakan waktu bagi keluarganya. Selain itu, di kampung Pak RGB juga menjadi koordinator acara amal dan Ketua RT yang cukup disegani. Berbeda dengan Pak CMYK yang waktunya hanya dipergunakan untuk mengejar penghasilan. Bagi dia, waktu itu uang dan urusan lain itu tidak penting. Sehingga dia beranggapan yang penting cari uang, uang dan uang&#8230;</p>
<p>Anda sudah tahu siapa yang bekerja atau berkarya ????</p></blockquote>
<h2>Berkarya</h2>
<ul>
<li>Spirit/budaya kerja ala negara Jepang</li>
<li>Do the best</li>
<li>Ubah sikap/orientasi bekerja menjadi berkarya</li>
<li>Tingkatkan kesadaran dimanapun kapanpun</li>
</ul>
<h3>Anda termasuk tipe yang mana ?</h3>
<h3>Apa yang harus anda lakukan&#8230;?</h3>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Oke&#8230;cukup pembahasannya. Bagi yang bingung, jangan tanya aku loh. Karena aku sendiri jadi peserta di training ini, hehehe *_*</p>
<p>Semoga tulisan ini bisa bermanfaat buat anda. Minimal memberikan setitik pencerahan akan pekerjaan yang selama ini kita lakukan. Mungkin saja, setelah membaca ini, anda sadar bahwa masih banyak yang perlu diperbaiki dari diri kita. Khususnya untuk bapak/ibu pendidik yang mengabdikan hidupnya untuk mencerdaskan anak bangsa&#8230; semoga selalu tulus dan ikhlas.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum Warahmatullohi Wabarakatuh</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/activities/duty/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The way of thinking</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/activities/the-way-of-thinking/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/activities/the-way-of-thinking/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 02:05:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Activities]]></category>
		<category><![CDATA[berkarya]]></category>
		<category><![CDATA[quality of life]]></category>
		<category><![CDATA[the way of thinking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini adalah hari pertama aku mengikuti training Quality of Life yang diselenggarakan oleh pihak manajemen. Rencananya materi ini akan berlangsung selama 2 minggu kedepan. Pemateri adalah Ketua STIKOMP sendiri, yaitu Bpk. Jangkung Karyantoro dengan peserta kebanyakan adalah karyawan/staff yang sudah berstatus tetap. Acara ini dimulai pkl 06.30 sampai 07.30. Memang dijadwalkan lebih pagi karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini adalah hari pertama aku mengikuti training <strong>Quality of Life</strong> yang diselenggarakan oleh pihak manajemen. Rencananya materi ini akan berlangsung selama 2 minggu kedepan. Pemateri adalah Ketua STIKOMP sendiri, yaitu Bpk. Jangkung Karyantoro dengan peserta kebanyakan adalah karyawan/staff yang sudah berstatus tetap. Acara ini dimulai pkl 06.30 sampai 07.30. Memang dijadwalkan lebih pagi karena selain tidak menganggu jam kerja, tujuan lainnya aku yakin untuk merubah cara pandang kita (<em>the way of thinking &#8211; menurut Pak Jangkung</em>) akan displin waktu.</p>
<p>Dalam materi pertemuan tsb dijelaskan bahwa kerangka berpikir seseorang itu terbentuk dari mulai kita kecil. Didikan orang tua kita akan sedikit demi sedikit akan membentuk karakter dan perilaku yang nantinya akan mempengaruhi jalan berpikir / cara pandang kita terhadap kehidupan. Nah, sekarang tergantung dari setiap pribadi apakah mau berubah atau tidak? karena memang tujuan dari training ini adalah merubah cara pandang/berpikir kita terhadap sekeliling yang lebih khusus lagi terhadap komunitas organisasi STIKOMP.</p>
<blockquote><p>Tadi dicontohkan, misalkan kebiasaan cuci kaki. Seorang anak kecil yang sudah tertidur, jika memang belum cuci kaki, harusnya sang orang tua membangunkannya dan menyuruhnya utk cuci kaki. Jangan dibiarkan sang anak untuk tidur terus (istilahnya tidak apa-apa / &#8216;Ora opo-opo&#8217;). Karena ini adalah kebiasaan yang akan ditanamkan dalam pikiran sang buah hati agar nantinya memandang suatu hal itu tidak terkesan meremehkan.</p></blockquote>
<blockquote><p>Contoh lain, seorang dosen yang memang seharusnya tidak hanya &#8220;mengajar&#8221;, tapi juga harus mendidik. Karena seorang dosen pastilah berbeda dengan seorang guru. Apa sih yang membedakan keduanya? Yaa, karena harusnya seorang dosen selain mengajar, mendidik, juga harusnya meneliti. Itulah bedanya. Jika tidak ada itu, yaa tidak ada bedanya seperti guru (maaf, tidak ada niatan merendahkan loh, sueerrr!), jadi kelasnya harusnya tidak di PT atau universitas. Lalu apa yang bisa memotivasi perbedaan tersebut, yaa cara pandang/berpikir kita yang harus dirubah. Bagiamana memandang suatu hal itu tidak hanya dari mata kiri saja&#8230; tapi juga mata sebelah kanan *_* (yaa.. pokoknya spt itulah&#8230;.)</p></blockquote>
<p>Karena aku sendiri jarang sekali mengikuti training dengan materi seperti ini, rasanya akan sangat bermanfaat buat pengembangan diri. Ya mungkin ada rekan lain yang sudah paham pembahasan seperti ini, tapi buat aku yang masih &#8220;bodoh&#8221; ini, <strong><em>it&#8217;s very valueable&#8230;.</em></strong> meski setiap hari selama 2 minggu kedepan harus berangkat lebih pagi dan agak ngantuk di jalan *_*</p>
<p>Semoga saja, selama 2 minggu kedepan gak bosen dan dapat bermanfaat buat aku pribadi. Buat rekan yang lain&#8230;harusnya juga dapat bermanfaat, meski sudah ada yang berulang kali mengikuti kegiatan ini. Tapi, <em>knowledge is still knowledge. It&#8217;s always valueable depend how you accept it.</em> (maaf, kalau englishnya belepotan&#8230;)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/activities/the-way-of-thinking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
