<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>agungprasetyo.net &#187; Wordpress</title>
	<atom:link href="http://agungprasetyo.net/category/wordpress/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agungprasetyo.net</link>
	<description>It's about my life, goals and family</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jul 2010 05:36:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Tips Mengamankan dan Mempercepat Blog WordPress Anda</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/tips-mengamankan-dan-mempercepat-blog-wordpress-anda/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/tips-mengamankan-dan-mempercepat-blog-wordpress-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 03:21:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips 'n Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[mempercepat wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[mengamankan wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[securing]]></category>
		<category><![CDATA[speed up]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/?p=749</guid>
		<description><![CDATA[WordPress adalah aplikasi blogging yang paling banyak digunakan dan berkat kerja keras komunitas yang terus berusaha meningkatkan kinerjanya, sekarang wordpress menjadi konten manajemen sistem (CMS / Content Management System) yang handal. Untuk alasan itulah, mungkin menjadi salah satu CMS yang paling sering untuk berusaha di bobol. Pada kasus tertentu, website yang menggunakan WordPress bisa menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wordpress.org" target="_blank">WordPress</a> adalah <a href="http://wordpress.org/download/counter/" target="_blank">aplikasi blogging yang paling banyak digunakan</a> dan berkat kerja keras komunitas yang terus berusaha meningkatkan kinerjanya, sekarang wordpress menjadi konten manajemen sistem (CMS / Content Management System) yang handal. Untuk alasan itulah, mungkin menjadi salah satu CMS yang paling sering untuk berusaha di bobol. Pada kasus tertentu, website yang menggunakan WordPress bisa menjadi sangat lambat tanpa adanya konfigurasi dan administrasi yang benar.</p>
<h2>Lakukan Backup</h2>
<p>Ini adalah aturan dasar yang sederhana yang dapat menyelamatkan anda dalam banyak kasus. Jangan lupa untuk selalu mem-backup website (root folder dan semua file-file yg ada) dan database secara berkala, agar anda dapat mengembalikan website anda kapan saja jika ada masalah.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2010/03/wp-mysql01.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-754" title="wp-mysql01" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2010/03/wp-mysql01-150x150.jpg" alt="wp-mysql01" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Anda dapat menggunakan PhpMyAdmin untuk backup database anda. Bukalah database anda, klik tab <em>Export</em>, pilih semua tabel pada pilihan SQL (jangan lupa centang &#8220;<em>Add DROP TABLE</em>&#8220;). Selain itu, gunakan fungsi GZIP Compression.</p>
<h2>Gunakan WordPress Versi Terbaru</h2>
<p>Ini sangat penting untuk memperbarui WordPress anda dari <em>bugs</em> dan masalah keamanan. Anda dapat menggunakan <em>Automatic Upgrade</em> (Tools &gt; Upgrade), atau 3 langkah upgrade manual, yang bisa anda baca di <a href="http://codex.wordpress.org/Upgrading_WordPress" target="_blank">Upgrading WordPress</a>.</p>
<h2>Gunakan Password &amp; Lindungi direktori WP-Admin</h2>
<p>Instalasi WordPress membuat user admin secara default dengan password yang acak. Jika anda masih menggunakan password acak ini untuk mengakses WP-Admin, saya sarankan segera rubah password anda dan berikan password yang lebih kuat. Selain itu, rubahlah username default dari administrator. Pada bagian Users di halaman admin, anda bisa mengatur profil anda.</p>
<p>Lindungi direktori WP-Admin dengan password dari sisi server. Letakkan file .htaccess pada direktori yang ingin anda amankan. Berikut adalah kode dari file .htaccess<br />
<code><br />
AuthName "WP-Admin"<br />
AuthType Basic<br />
AuthUserFile /path/ke/passwd  #(direktori tujuan file .htpasswd)<br />
Require valid-user<br />
</code><br />
Gunakan <a href="http://www.htaccesstools.com/htpasswd-generator/" target="_blank">htpasswd</a> untuk membuat file passwd (.htpasswd) dan letakkan file ini pada direktori yang tidak bisa diakses dari web (htpasswd -c /tujuan/direktori/passwd username).</p>
<h2>Lindungi file wp-config.php</h2>
<p>Pertama-tama, anda harus membuat kunci rahasia pada file wp-config.php anda. Kenapa ? karena mulai versi 2.6, WordPress telah memasukkan satu set fitur keamanan untuk password dan jika anda ingin meningkatkan keamanan blog anda, maka anda harus menggunakan <a href="http://api.wordpress.org/secret-key/1.1/" target="_blank">generator</a> ini untuk membuat kunci rahasia.<br />
<code><br />
define('AUTH_KEY', 'put your unique phrase here');<br />
define('SECURE_AUTH_KEY', 'put your unique phrase here');<br />
define('LOGGED_IN_KEY', 'put your unique phrase here');<br />
define('NONCE_KEY', 'put your unique phrase here');<br />
</code><br />
WP-Config berisi data yang sangat krusial dan untuk alasan ini, maka anda wajib melindungi file wp-config.php dengan menggunakan <em>.htaccess</em>.</p>
<p><code># protect wpconfig.php<br />
&lt;files wp-config.php&gt;<br />
Order deny,allow<br />
deny from all<br />
&lt;/files&gt;<br />
</code></p>
<h2>Block Akses Search Engine ke Direktori WP-</h2>
<p>Direktori WP- tidak perlu di-index oleh search engine, jadi blok saja akses ke direktori ini. Anda bisa menggunakan konfigurasi berikut di file <strong>robots.txt</strong>.</p>
<p><code>Dissalow: /wp-*</code></p>
<h2>Plugin Bad Behavior</h2>
<p>Plugin <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/bad-behavior/" target="_blank">Bad Behavior</a> ini melengkapi plugin lain yang bertindak sebagai penjaga pintu, mencegah spammer untuk mengirimkan &#8220;sampah&#8221; mereka, dan pada banyak kasus, sampai mencegah spammer tidak meletakkan website anda dalam urutan pertama mereka. Hal ini selain membuat beban situs anda menjadi lebih ringan, juga membuat log website anda menjadi lebih bersih, dan bisa mencegah kondisi <em>Denial of Service</em> yang disebabkan oleh spammer.</p>
<p>Plugin ini juga melampaui plugin spam lain dengan cara kerjanya yang berbeda. Alih-alih hanya melihat isi spam yang potensial, plugin ini juga menganalisa metode penyampaian serta software spammer yang digunakan. Dengan cara ini, plugin Bad Behavior dapat menghentikan serangan spam bahkan ketika tidak ada seorangpun yang melihatnya sebagai spam.</p>
<h2>Plugin Login Lock-Down</h2>
<p>Pugin <a href="http://www.bad-neighborhood.com/login-lockdown.html" target="_blank">Login Lock-Down</a> ini menggabungkan alamat IP dan daftar waktu dari setiap login yang gagal, jadi ketika sudah dideteksi sejumlah tindakan dalam waktu yang singkat dari range alamat IP yang sama, maka plugin ini akan menon-aktifkan semua permintaan dari IP tersebut. Hal ini tentunya dapat mencegah tindakan hacking secara <em>Brute of Force</em>.</p>
<h2>Plugin Secure WordPress</h2>
<p><a href="http://wordpress.org/extend/plugins/secure-wordpress/" target="_blank">Plugin ini</a> akan membantu anda untuk mengamankan instalasi WordPress anda. Plugin ini akan membersihkan informasi kesalahan pada halaman login, menambahkan file index.html pada direktori plugin, menghapus wp-version kecuali pada halaman admin.</p>
<h2>Optimalkan Gambar Pada Server Anda</h2>
<p>Gambar mempunyai dampak besar bagi tampilan sebuah website, tetapi jika gambar pada halaman web kita tidak dioptimalkan, maka kita bisa mendapat masalah dengan berhubungan dengan <a href="http://www.die.net/musings/page_load_time/" target="_blank">load time</a> dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bandwidth" target="_blank">bandwitdh</a>.</p>
<p>Untuk itu, anda harus menggunakan kompresi yang baik untuk gambar anda, tergantung dari software anda, untuk menemukan keseimbangan yang tepat antara kualitas dan ukuran. Saya sempat membaca artikel bagus yang berhubungan dengan kompresi gambar menggunakan 2 software yang berbeda, <a href="http://www.webdesignerwall.com/general/fireworks-vs-photoshop-compression/" target="_blank">kompresi photoshop vs fireworks</a>.</p>
<h2>Aktifkan GZIP Compression</h2>
<p>Kompresi adalah cara cepat dan efektif untuk menghemat bandwidth dan mempercepat website Anda.</p>
<p>Apache memungkinkan kompresi melalui <a href="http://httpd.apache.org/docs/2.0/mod/mod_deflate.html" target="_blank"><em>mod_deflate</em></a> dan tambahkan kode berikut di dalam file .htaccess anda akan mengaktifkan kompresi GZIP pada halaman web Anda.<br />
<code><br />
# BEGIN GZIP<br />
&lt;ifmodule mod_deflate.c&gt;<br />
AddOutputFilterByType DEFLATE text/xml text/css application/x-javascript application/javascript<br />
&lt;/ifmodule&gt;<br />
# END GZIP<br />
</code><br />
Tes kompresi web anda di <a href="http://www.gidnetwork.com/tools/gzip-test.php" target="_blank">GZIP-Test</a>.</p>
<h2>Mengecilkan CSS dan Kompresi File Javascript</h2>
<p>Untuk memperkecil CSS anda (dan mempercepat website), anda dapat menggunakan salah satu tool yang tersedia, seperti <a href="http://www.styleneat.com/" target="_blank">Styleneat</a>, atau php library, misalnya <a href="http://code.google.com/p/minify/" target="_blank">Minify</a>.</p>
<p>Hal lain yang harus dilakukan adalah menempatkan semua file JavaScript anda ke dalam satu file dan load di bagian bawah halaman (<em>footer.php</em>).</p>
<p>Anda dapat menggunakan <a href="http://getfirebug.com/" target="_blank">Firebug</a> dengan <a href="http://code.google.com/intl/it-IT/speed/page-speed/download.html" target="_blank">Page Speed</a> pada Mozilla Firefox untuk menguji dan mengoptimalkan halaman web anda.</p>
<h2>Mengurangi Jumlah Eksternal Link Website</h2>
<p>Website dan skrip eksternal dapat menghabiskan banyak waktu untuk loading tergantung pada koneksi server. Anda harus membatasi <em>widget</em> dan link ke situs lain, pada kenyataannya, dengan mengurangi jumlah hostname dari sumber daya yang dilayani, kita dapat meminimalkan jumlah <a href="http://docsrv.sco.com/NET_tcpip/dnsC.resolution.html" target="_blank">DNS resolutions</a> dan delay <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Round-trip_delay_time" target="_blank"><em>round-trip time</em></a> (<strong>RTT</strong>) yang bisa diartikan adalah <span>waktu yang dibutuhkan oleh paket, sejak paket  dikirim hingga paket diterima </span> .</p>
<h2>Optimalkan dan Repair Database</h2>
<p>Secara berkala anda harus mengoptimalkan database anda. Buka struktur database instalasi anda, centang semua tabel, pilih opsi <strong>Optimize Table</strong> dan <strong>Repair</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2010/03/wp-mysql02.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-755" title="wp-mysql02" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2010/03/wp-mysql02-150x150.jpg" alt="wp-mysql02" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Jika bingung dengan PhpMyAdmin, tersedia plugin <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/wp-optimize/" target="_blank">WP-Optimize</a> yang bisa melakukan optimalisasi database dari halaman admin.</p>
<h2>Menonaktifkan Fungsi Post Revisions</h2>
<p>Untuk menonaktifkan fitur Post Revisions (jika anda tidak memerlukannya), tambahkan kode berikut ini ke wp-config.php:</p>
<p><code>define ( 'WP_POST_REVISIONS', false);</code></p>
<h2>Hapus Plugin Yang Tidak Terpakai</h2>
<p>Lihatlah daftar plugin yang anda gunakan dan cobalah untuk mengoptimalkan WordPress anda dengan menghapus plugin yang tidak digunakan. Jika anda memiliki lebih dari 15 plugin yang aktif pada blog anda, tanyakan kepada diri anda sendiri apa yang sebenarnya anda butuhkan, dan hapus yang tidak perlu.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2010/03/wp-mysql03.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-756" title="wp-mysql03" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2010/03/wp-mysql03-150x150.jpg" alt="wp-mysql03" width="150" height="150" /></a></p>
<h2>Plugin WP Super Cache</h2>
<p>Plugin <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/wp-super-cache/" target="_blank">WP Super Cache</a> menghasilkan file statis html dari blog anda. Setelah file html terbentuk, webserver anda akan melayani permintaan terhadap file tersebut daripada memproses script yang lebih berat dari WordPress anda.</p>
<p>///////////////////////////////////////////////</p>
<p>Nah, cukup dulu pembahasan tentang mengamankan dan mempercepat wordpress anda. Tapi hati-hati, kadang niatan kita utk mengamankan wordpress, bisa membuat wordpress kita jadi error, seperti yang saya alami pada <a href="http://agungprasetyo.net/2009/09/29/securing-apache-malah-memunculkan-trouble-aneh-di-wordpress/">artikel ini</a>.</p>
<p>Semoga artikel bisa bermanfaat buat anda, dan jika iya, silahkan berikan komentar <img src='http://agungprasetyo.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/tips-mengamankan-dan-mempercepat-blog-wordpress-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memindah Nama Dan Lokasi Default Stylesheet WordPress</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/wordpress/memindah-nama-dan-lokasi-default-stylesheet-wordpress/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/wordpress/memindah-nama-dan-lokasi-default-stylesheet-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 05:44:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[css]]></category>
		<category><![CDATA[functions.php]]></category>
		<category><![CDATA[style.css]]></category>
		<category><![CDATA[stylesheet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/?p=734</guid>
		<description><![CDATA[Secara default, lokasi stylesheet dari wordpress adalah http://nama-domain-anda/wp-content/themes/nama-themes/style.css, yang sebenarnya nama &#38;  lokasi ini diganti ke nama lain dengan menggunakan fungsi add_filter di file functions.php. Mengganti Nama Stylesheet Jika ingin mengganti nama style.css dengan nama lain, pada file functions.php di theme anda masukkan script berikut: add_filter('stylesheet_uri','wpi_stylesheet_uri',10,2); /** * wpi_stylesheet_uri * overwrite default theme stylesheet uri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Secara default, lokasi stylesheet dari wordpress adalah http://nama-domain-anda/wp-content/themes/nama-themes/style.css, yang sebenarnya nama &amp;  lokasi ini diganti ke nama lain dengan menggunakan fungsi <strong>add_filter</strong> di file <strong>functions.php</strong>.</p>
<h2>Mengganti Nama Stylesheet</h2>
<p>Jika ingin mengganti nama style.css dengan nama lain, pada file functions.php di theme anda masukkan script berikut:</p>
<pre><code>add_filter('stylesheet_uri','wpi_stylesheet_uri',10,2);

/**
 * wpi_stylesheet_uri
 * overwrite default theme stylesheet uri
 * filter stylesheet_uri
 * @see get_stylesheet_uri()
 */
function wpi_stylesheet_uri($stylesheet_uri, $stylesheet_dir_uri){

    return $stylesheet_dir_uri.'/css/mytheme.css';
}</code></pre>
<h2>Mengganti Direktori Default Stylesheet</h2>
<p>Jika anda hanya ingin merubah direktori default dari stylesheet anda, masukkan script berikut pada file functions.php.</p>
<pre><code>add_filter('stylesheet_directory_uri','wpi_stylesheet_dir_uri',10,2);

/**
 * wpi_stylesheet_dir_uri
 * overwrite theme stylesheet directory uri
 * filter stylesheet_directory_uri
 * @see get_stylesheet_directory_uri()
 */
function wpi_stylesheet_dir_uri($stylesheet_dir_uri, $theme_name){

	$subdir = '/css';
	return $stylesheet_dir_uri.$subdir;

}</code></pre>
<p>Jika tips dan trik ini bisa bermanfaat buat anda, silahkan berikan komentar di bawah. Terima kasih&#8230;</p>
<p>Sumber : <a href="http://code.google.com/p/wp-istalker/source/browse/branches/WordPress/2.7/1.6.2/lib/modules/filters.php#326" target="_blank">http://code.google.com/p/wp-istalker/source/browse/branches/WordPress/2.7/1.6.2/lib/modules/filters.php#326</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/wordpress/memindah-nama-dan-lokasi-default-stylesheet-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips &amp; Trik WordPress : Membuat Author Bisa Upload File .flv</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/tips-trik-wordpress-membuat-author-bisa-upload-file-flv/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/tips-trik-wordpress-membuat-author-bisa-upload-file-flv/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 10:45:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips 'n Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Admin]]></category>
		<category><![CDATA[Author]]></category>
		<category><![CDATA[Author can't upload]]></category>
		<category><![CDATA[flv]]></category>
		<category><![CDATA[hack]]></category>
		<category><![CDATA[user level]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/?p=522</guid>
		<description><![CDATA[Teman saya mempunyai blog yang kontennya diisi bukan oleh dia. Akhirnya teman saya tadi itu membuatkan sebuah user khusus yang nantinya user tersebut bisa mengisi konten baik dari judul, isi hingga mengupload file, dalam  hal ini dalam format flv. User tersebut diberi hak sebagai Author. Pernah suatu kali teman saya (admin) tadi menulis posting sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teman saya mempunyai <a href="http://ittv.stikom.edu">blog</a> yang kontennya diisi bukan oleh dia. Akhirnya teman saya tadi itu membuatkan sebuah user khusus yang nantinya user tersebut bisa mengisi konten baik dari judul, isi hingga meng<em>upload</em> file, dalam  hal ini dalam format flv. User tersebut diberi hak sebagai <a href="http://codex.wordpress.org/Roles_and_Capabilities#Author">Author</a>.</p>
<p>Pernah suatu kali teman saya (admin) tadi menulis posting sebagai konten pertama dari blog tersebut. Semua proses berjalan lancar, tanpa ada masalah. Beberapa posting telah dibuat oleh teman saya dengan akses Admin.</p>
<p>Selanjutnya, masalah muncul ketika user dengan status Author melakukan isi konten. Sewaktu mengisikan judul, konten, tag, semua proses tadi berjalan dengan normal, tetapi ketika akan melakukan upload file .flv, muncul masalah bahwa file .flv tadi tidak terupload dengan sempurna. Muncul pesan error seperti pada gambar dibawah ini.</p>
<p><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/11/flv-error1.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-524" title="flv-error1" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/11/flv-error1-150x150.jpg" alt="flv-error1" width="150" height="150" /></a> <a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/11/flv-error2.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-526" title="flv-error2" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/11/flv-error2-150x150.jpg" alt="flv-error2" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Gambar sebelah kiri sewaktu saya melakukan upload dari <strong>Media Library</strong>, sedangkan gambar sebelah kanan adalah error pada saat upload dari <strong>Post</strong>.</p>
<p>Karena penasaran, akhirnya saya (dimintai tolong) untuk mencoba menyelesaikan masalah ini. Saya mencoba menggunakan user dengan akses Author, dan mencoba upload file .flv, dan ternyata proses ini tidak berhasil. Lalu saya coba untuk upload file gambar, proses tersebut berhasil. Saya juga mencoba menggunakan user dengan akses Admin, proses upload file .flv berjalan dengan sempurna.</p>
<p>Setelah browsing beberapa lama, akhirnya menemukan solusinya yaitu :</p>
<ol>
<li>Buka file <strong>functions.php</strong> yang berada pada direktori <strong>wp-includes</strong></li>
<li>Carilah <strong>function </strong><strong>wp_ext2type</strong></li>
<li>Pada bagian video, tambahkan <strong>&#8216;flv&#8217;</strong> di bagian array</li>
<li>Setelah itu, cari juga <strong>function</strong> <strong>wp_check_filetype</strong></li>
<li>Pada variabel $mime, tambahkan <strong>&#8216;flv&#8217; =&gt; &#8216;video/x-flv&#8217;,</strong></li>
<li>Simpan file</li>
</ol>
<p>Atau cara lain yang lebih mudah, download file <a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/11/FLV-Hack.zip">FLV-Hack</a>, ekstrak dan kopikan ke direktori plugins dan aktifkan. It&#8217;s done&#8230;</p>
<p>Sekarang teman saya tidak perlu lagi mengupload-kan setiap file .flv yang akan dipostingkan ke dalam suatu konten, cukup si <strong>Autho</strong>r saja <img src='http://agungprasetyo.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga tip dan trik ini bermanfaat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/tips-trik-wordpress-membuat-author-bisa-upload-file-flv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Plugins Add Highslide Crash Dengan Ultimate Google Analytics</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/wordpress/plugins-add-highslide-crash-dengan-ultimate-google-analytics/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/wordpress/plugins-add-highslide-crash-dengan-ultimate-google-analytics/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 01:04:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Add Highslide]]></category>
		<category><![CDATA[Crash]]></category>
		<category><![CDATA[Plugin Conflict]]></category>
		<category><![CDATA[Ultimate Google Analytics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[Setelah mengganti theme lama dengan tampilan baru (Simplicity), beberapa hari ini saya terus melakukan testing untuk melihat apakah theme dapat berjalan dengan baik. Kalau testing di komputer lokal, theme dapat berjalan dengan sempurna seperti salah satu contoh semua image pada posting akan otomatis bisa muncul window pop-up seperti pada thickbox menggunakan plugins Add Highslide dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah mengganti theme lama dengan tampilan baru (<a href="http://agungprasetyo.net/2009/10/02/face-off/">Simplicity</a>), beberapa hari ini saya terus melakukan testing untuk melihat apakah theme dapat berjalan dengan baik. Kalau testing di komputer lokal, theme dapat berjalan dengan sempurna seperti salah satu contoh semua <em>image</em> pada posting akan otomatis bisa muncul <em>window pop-up</em> seperti pada <a href="http://jquery.com/demo/thickbox/">thickbox</a> menggunakan plugins <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/add-highslide/">Add Highslide</a> dan <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/highslide4wp/">Highslide4WP</a>.</p>
<p>Tetapi setelah melakukan posting image pada artikel baru di <a href="http://agungprasetyo.net">agungprasetyo.net</a>, ternyata image tidak dapat muncul sebagaimana mestinya. Jadi setiap kali saya klik image, yang muncul bukan window pop-up, tapi image ditampilkan pada halaman tersendiri. Kalau seperti ini, pasti ada yang tidak beres atau terjadi bentrok antar plugin yang ada.</p>
<p>Setelah diamati, memang pada agungprasetyo.net pluginnya lebih banyak daripada di komputer lokal saya. Jadi kalau di komputer lokal berjalan lancar, sedangkan di server luar ada masalah, berarti ini ada bentrok antar plugin. Akhirnya saya mencoba menon-aktifkan plugin satu-per-satu dan mencoba melihat source code dari website dan dibandingkan dengan yang di komputer lokal.</p>
<p>Akhirnya diketahui duduk masalahnya. Ternyata ada plugin dengan nama <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/ultimate-google-analytics/">Ultimate Google Analytics</a> (yang memang tidak saya pakai di komputer lokal) yang membuat fungsi Add Highslide tidak bisa berjalan. Masalahnya adalah, plugin Ultimate Google Analytics ini membuat suatu tambahan fungsi onclick yang berguna untuk melakukan tracking terhadap file yang didownload. Sedangkan Add Highslide mempunyai fungsi onclick yang berguna untuk menampilkan window pop up. Jadi pada setiap link image yang ada, terdapat 2 fungsi onclick dan ini yang membuat plugin Add Highslide tidak berjalan.</p>
<p>Solusinya, dengan terpaksa plugin UGA harus di-remove dan diganti dengan plugin Google Analytics lainnya yang tidak memunculkan fungsi onclick. Akhirnya ketemu dengan plugins <a href="http://yoast.com/wordpress/google-analytics/">Google Analytics for WordPress</a> yang bisa berjalan kompak dengan plugin Add Highslide dan Highslide4WP. Masalah teratasi dan theme dapat <em>running well</em>.</p>
<p>Semoga Bermanfaat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/wordpress/plugins-add-highslide-crash-dengan-ultimate-google-analytics/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Image Editor di WordPress 2.9</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/wordpress/image-editor-di-wordpress-2-9/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/wordpress/image-editor-di-wordpress-2-9/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 03:23:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Image Editor]]></category>
		<category><![CDATA[Tools]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress 2.9]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/?p=417</guid>
		<description><![CDATA[Versi terbaru WordPress 2.9 akan dilengkapi dengan banyak kelebihan dan fungsionalitas, salah satunya yang paling dinanti adalah Image Editor dimana pengguna WordPress bisa langsung mengedit gambar secara online. Pada blog WPEngineering sudah disertakan screenshot dari tool image editor yang saat ini memang dalam proses pengerjaan. Harap diingat juga, bahwa screenshot ini masih dalam pengerjaan, jadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Versi terbaru WordPress 2.9 akan dilengkapi dengan banyak kelebihan dan fungsionalitas, salah satunya yang paling dinanti adalah <a href="http://wpengineer.com/new-feature-for-wordpress-2-9-wordpress-image-editor/"><em>Image Editor</em></a> dimana pengguna WordPress bisa langsung mengedit gambar secara <em>online</em>.</p>
<p>Pada blog WPEngineering sudah disertakan <em>screenshot</em> dari tool image editor yang saat ini memang dalam proses pengerjaan. Harap diingat juga, bahwa screenshot ini masih dalam pengerjaan, jadi kemungkinan tampilan finalnya nanti bisa berubah.</p>
<p><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/10/wp-image-edit1.png" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"> </a> <a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/10/wp-image-edit1.png" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-557" title="wp-image-edit1" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/10/wp-image-edit1-150x150.png" alt="wp-image-edit1" width="150" height="150" /></a><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/10/wp-image-edit2.png" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-558" title="wp-image-edit2" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/10/wp-image-edit2-150x150.png" alt="wp-image-edit2" width="150" height="150" /></a><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/10/wp-image-edit3.png" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-559" title="wp-image-edit3" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/10/wp-image-edit3-150x150.png" alt="wp-image-edit3" width="150" height="150" /></a><br />
Menurut saya, meski tool ini tergolong bagus, tapi sebenarnya tool ini tidak terlalu dibutuhkan. WordPress seharusnya lebih meningkatkan sisi keamanan dan stabilitas <em>platform</em>-nya dan menyerahkan urusan <em>editing</em> gambar seperti ini tetap pada pihak ketiga (vendor lain).</p>
<p>Tapi bagaimanapun juga, sebuah terobosan baru memang diperlukan. Saya yakin kalau tool ini akan bermanfaat bagi pengguna WordPress yang ingin tool semacam Image Editing disertakan pada platform tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/wordpress/image-editor-di-wordpress-2-9/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Securing Apache &#8211; Malah Memunculkan Trouble Aneh Di WordPress</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/wordpress/securing-apache-malah-memunculkan-trouble-aneh-di-wordpress/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/wordpress/securing-apache-malah-memunculkan-trouble-aneh-di-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 03:13:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[can't posting]]></category>
		<category><![CDATA[can't reply comment]]></category>
		<category><![CDATA[visual editor is blank]]></category>
		<category><![CDATA[visual editor missing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/?p=338</guid>
		<description><![CDATA[Keamanan data! wah&#8230;kata-kata tersebut adalah momok buat para admin jaringan yang tidak ingin jaringannya jebol. Jaringan bisa ditembus melalui metode apapun, seperti memanfaatkan celah suatu aplikasi, atau yang terkenal memanfaatkan fungsi sql injection. Untuk urusan celah keamanan, sepertinya tidak ada matinya. Nah&#8230;berangkat dari sini, karena beberapa website di kantor menggunakan wordpress, maka mau tidak mau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Keamanan data!</strong> wah&#8230;kata-kata tersebut adalah momok buat para admin jaringan yang tidak ingin jaringannya jebol. Jaringan bisa ditembus melalui metode apapun, seperti memanfaatkan celah suatu aplikasi, atau yang terkenal memanfaatkan fungsi sql injection. Untuk urusan celah keamanan, sepertinya tidak ada matinya.</p>
<p>Nah&#8230;berangkat dari sini, karena beberapa website di kantor menggunakan wordpress, maka mau tidak mau keamanan dari server juga harus diperhatikan. Maka saya berusaha mencari artikel di <a href="http://www.google.com">Google </a>tentang securing server, dan hasilnya banyak sekali di Google.</p>
<p><span id="more-338"></span></p>
<p>Setelah menemukan beberapa artikel menarik, akhirnya saya mencoba menerapkan beberapa langkah tersebut pada server saya. Pada artikel tersebut, ada bahasan untuk menutup fungsi <strong>Magic Quotes</strong> pada konfigurasi php.ini, karena menurut penulis, Magic Quotes ini bisa membahayakan server.</p>
<p>Setelah beberapa minggu, salah satu rekan kantor mengatakan kalau dia tidak bisa reply comment atau jika ingin menulis posting, warna tulisan tidak muncul (warnanya putih semua). Karena penasaran, akhirnya saya mencoba melihat wordpress saya sendiri pada salah satu vhost yang ada, ternyata benar. Hampir semua fungsi wordpress tidak berjalan sebagaimana mestinya. Dari mulai tombol yg tidak aktif, tidak bisa reply comment, visual editor yang blank, dsb. Saya sempat mengira ini karena Tiny MCE (editor bawaan WordPress) yang mengalami masalah, ternyata tidak. Setelah saya coba mengupload folder wp-admin dan wp-includes, error ini tetap muncul. Akhirnya solusi paling akhir, saya melakukan backup terhadap semua database dan themes kemudian saya upload ulang semua instalasi wordpress dengan versi terbaru yaitu 2.8.4, tapi langkah ini ternyata belum memberikan solusi.</p>
<p>Saya sudah mencoba browsing ke berbagai situs dan forum yang membahas tentang masalah ini, tapi tidak ketemu satupun. Kebanyakan hanya memberikan langkah utk menon-aktifkan plugins, menghapus cache browser, mengkopi ulang folder wp-admin dan wp-includes, atau bahkan install ulang aplikasi wordpressnya. Tapi semuanya tidak berhasil. Lalu yang herankan adalah bahwa wordpress yang sudah saya backup ternyata berjalan dengan normal di komputer saya yang sudah saya pasangi <a href="http://www.apachefriends.org/en/xampp.html">XAMPP</a>. Akhirnya saya menyimpulkan trouble yg muncul bukan dari wordpress-nya, tapi dari os linux-nya.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/09/visualeditorblank.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-medium wp-image-576" title="visualeditorblank" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/09/visualeditorblank-300x164.jpg" alt="visualeditorblank" width="300" height="164" /></a></p>
<p>Akhirnya&#8230; setelah hampir 1 bulan mencari, membaca, mencari dan membaca lagi, saya membaca salah satu posting di tentang topik <a href="http://wordpress.org/support/topic/233411">Visual Editor is Blank</a>. Disana dijelaskan bahwa hal ini bisa muncul karena Magic Quote dan fungsi ini harus dimatikan. Daripada saya harus merubah fungsi di php.ini, akhirnya saya mengikuti saran si <a href="http://wordpress.org/support/profile/1642355">minuszero</a> untuk menambahkannya di file .htaccess. Konfigurasinya adalah :</p>
<p>php_flag magic_quotes_gpc off<br />
php_flag magic_quotes_sybase off<br />
php_flag magic_quotes_runtime off</p>
<p>Setelah saya memasang ini di file .htaccess dan membersihkan cache dari browser, akhirnya semua fungsi wordpress bisa berjalan dengan normal. Dari mulai visual editornya hingga fungsi option lainnya.</p>
<p>Ternyata, niat baik kita untuk memperkuat server (hardening server) malah berimbas ke beberapa aplikasi seperti wordpress yang mungkin hal ini tidak pernah kita prediksikan. Alhamdulillah saya bisa mengalami hal ini, karena tentunya ini sangat bermanfaat buat saya dan saya ingin sharing ke rekan-rekan lain agar tidak perlu harus menunggu sampai 1 bulan untuk mengatasi hal ini. Mungkin kalau semacam non-profit sih tidak masalah, tapi kalau sudah bersifat komersial, waaah&#8230;bisa dikomplain habis-habisan sama client nih, hehehe.</p>
<p>Semoga sharing saya ini bisa bermanfaat buat semuanya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/wordpress/securing-apache-malah-memunculkan-trouble-aneh-di-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
