<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>agungprasetyo.net &#187; Tutorial</title>
	<atom:link href="http://agungprasetyo.net/category/tutorial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agungprasetyo.net</link>
	<description>It's about my life, goals and family</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jul 2010 05:36:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Menjalankan Android di Netbook Acer Aspire One A150</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/acer-aspire-one/menjalankan-android-di-netbook-acer-aspire-one-a150/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/acer-aspire-one/menjalankan-android-di-netbook-acer-aspire-one-a150/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 03:36:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acer Aspire One]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[A150]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[Android-x86]]></category>
		<category><![CDATA[Instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[live android]]></category>
		<category><![CDATA[netbook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/?p=685</guid>
		<description><![CDATA[Sudah familiar dengan yang namanya Android ? menurut Wikipedia : Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah <em>familiar</em> dengan yang namanya <strong>Android</strong> ? menurut Wikipedia :</p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #808080;"><em><strong>Android</strong> adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.</em></span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><em>sumber  : <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi)">Wikipedia</a><br />
</em></p>
<p>Tapi bagi beberapa vendor besar seperti misalnya <a href="http://www.acer.com/" target="_blank">Acer</a>, Android juga merupakan pangsa pasar yang bagus untuk netbook seperti pada saat Acer <a href="http://agungprasetyo.net/2009/06/04/netbook-acer-terbaru-berbasis-android/">merilis netbooknya</a> berbasis Android di <a href="http://www.guardian.co.uk/technology/blog/2009/jun/03/acer-android-netbook" target="_blank">Computex 2009 Taiwan</a>.</p>
<p>Berbekal rasa penasaran dan ingin mencoba &#8220;rasa&#8221; Android di Netbook kesayangan, akhirnya browsing² di <a href="http://www.google.com" target="_blank">Google</a> dan menemukan 2 situs yang menawarkan Android untuk digunakan di arsitektur x86. Situs pertama adalah <a href="http://www.android-x86.org" target="_blank">android-x86</a> dan situs kedua adalah <a href="http://code.google.com/p/live-android/" target="_blank">live-android</a>. Persamaan antara keduanya adalah bisa dijalankan pada arsitektur x86 (termasuk PC), bisa menggunakan CD atau UFD sebagai media boot dan netbook yang mereka support kebanyakan dari <a href="http://eeepc.asus.com/global/index.html" target="_blank">ASUS Eee PC</a>. Sedangkan perbedaan antara keduanya adalah untuk yang <strong>android-x86</strong> sudah bisa diinstall di PC sedangkan yang <strong>live-android</strong> masih terbatas pada media live CD dan live USB.</p>
<h2>Android-x86</h2>
<p><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/android-x86.png" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-697" style="margin-right:10px;" title="android-x86" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/android-x86-150x150.png" alt="android-x86" width="150" height="150" align="left" /></a>Untuk android-x86, saya masih mencoba testing dengan menggunakan file iso yang saya extract ke UFD menggunakan <a href="http://unetbootin.sourceforge.net/" target="_blank">UNetbootin</a>. Saya masih belum mencoba untuk melakukan instalasi ke harddisk, karena memang netbook lagi berisi data-data penting.</p>
<p>Pertama-tama <a href="http://www.android-x86.org/download" target="_blank">download installer android-x86</a>. Saya memilih yang <a href="http://android-x86.googlecode.com/files/android-x86-1.6.iso">Android-x86 1.6 live &amp; installation iso image</a> karena selain netbook tdk ada CD-ROM, saya ingin mencoba live CD tsb di UFD saya.</p>
<h4><strong>Informasi : <span style="color: #99cc00;"><em>File iso ini selain untuk live CD, juga bisa untuk melakukan instalasi pada harddisk.</em></span></strong></h4>
<p>Lakukan extract ke UFD menggunakan <a href="http://unetbootin.sourceforge.net/" target="_blank">UNetbootin</a> (untuk prosesnya, silahkan <a href="http://unetbootin.sourceforge.net/#install" target="_blank">merujuk ke situsnya</a>).  Setelah selesai, re-boot netbook anda dan klik <strong>F12</strong> untuk booting dari UFD.</p>
<p>Berikut adalah screenshoot dari netbook saya :</p>
<p><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer01.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-703" title="Booting Awal" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer01-150x150.jpg" alt="androidx86-acer01" width="150" height="150" /></a> <a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer02.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-704" title="Pilihan Booting (bisa Live CD atau Install di Harddisk)" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer02-150x150.jpg" alt="androidx86-acer02" width="150" height="150" /></a> <a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer03.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-705" title="Tampilan Awal Android" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer03-150x150.jpg" alt="androidx86-acer03" width="150" height="150" /></a> <a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer04.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-706" title="Tampilan Desktop Android" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer04-150x150.jpg" alt="androidx86-acer04" width="150" height="150" /></a> <a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer05.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-707" title="Tampilan Menu Android (sisi kanan layar)" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer05-150x150.jpg" alt="androidx86-acer05" width="150" height="150" /></a> <a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer06.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-708" title="Konfigurasi WiFi" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer06-150x150.jpg" alt="androidx86-acer06" width="150" height="150" /></a> <a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer07.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-709" title="Menu Setting" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/androidx86-acer07-150x150.jpg" alt="androidx86-acer07" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Untuk anda yang ingin mencoba melakukan instalasi di harddisk, silahkan merujuk ke <a href="http://www.android-x86.org/documents/installhowto" target="_blank">panduan instalasi</a>.</p>
<p>Beberapa kekurangan yang saya rasakan pada versi ini, seperti tdk support klik dari touchpad, tidak adanya fasilitas untuk shutdown (jadi saya lakukan Ctrl + Alt + Del), aplikasi yang masih  sedikit dan tdk bisa diaksesnya HD kita (semuanya mengarah ke SD Card).</p>
<h2>Live-Android</h2>
<p><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/live-android.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-712" style="margin-right:10px;" title="live-android" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/live-android-150x150.jpg" alt="live-android" width="150" height="150" align="left" /></a>Untuk live-android ini, saya sudah melakukan <a href="http://code.google.com/p/live-android/downloads/list" target="_blank">download installer </a>di situsnya. Saya memilih LiveAndroid v0.2 USB karena sesuai dengan kebutuhan saya. Proses download dan penggabungan file berhasil dilakukan, tapi ketika dilakukan proses booting dengan USB, proses berhenti dengan tampilan logo live-android. Saya tunggu beberapa saat, tapi tetap tidak ada aktivitas harddisk. Jadi percobaan saya menggunakan live-android ini tidak berhasil.</p>
<p>Saya kurang tahu kenapa, apakah live-android dikhususkan hanya untuk Eee PC ? karena ketika proses meload sistem, saya lihat ada beberapa modul yang diberi nama dengan eeepc.</p>
<h2>Kesimpulan :</h2>
<p>Sepertinya untuk saat ini, baik <a href="http://www.android-x86.org/" target="_blank">android-x86</a> dan <a href="http://code.google.com/p/live-android/" target="_blank">live-android</a> masih belum menyediakan support untuk netbook selain Eee PC. Selain itu, masih banyak bug dan kekurangan pada versi ini, tapi wajarlah karena memang masih dalam versi beta. Tapi dengan dimunculkannya versi untuk arsitektur x86 ini, kemungkinan besar versi-versi selanjutnya akan mendukung untuk semua netbook.</p>
<p>Mungkin kalau ingin android bisa berjalan secara maksimal di netbook Acer, tinggal tunggu saja launchingnya. Pastinya Acer akan memberikan file-file yang bisa didownload dan digunakan di netbook Acer kita.</p>
<p style="text-align: center;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="560" height="340" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/sS3tIzYx2Og&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;rel=0" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="560" height="340" src="http://www.youtube.com/v/sS3tIzYx2Og&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;rel=0" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/acer-aspire-one/menjalankan-android-di-netbook-acer-aspire-one-a150/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melakukan Instalasi Windows XP / 2003 / Vista / 7 Dari USB Flash Disk</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/acer-aspire-one/melakukan-instalasi-windows-xp-2003-vista-7-dari-usb-flash-disk/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/acer-aspire-one/melakukan-instalasi-windows-xp-2003-vista-7-dari-usb-flash-disk/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 01:48:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acer Aspire One]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[bootable]]></category>
		<category><![CDATA[USB]]></category>
		<category><![CDATA[windows 2003]]></category>
		<category><![CDATA[windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[windows xp]]></category>
		<category><![CDATA[WinFlash]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/?p=516</guid>
		<description><![CDATA[Bagi pengguna netbook Acer seperti saya atau netbook-netbook lainnya, melakukan instalasi suatu sistem operasi pasti akan sangat menyulitkan, karena tidak adanya media cd/dvdrom. Tapi sekarang ada solusi yang membuat proses instalasi suatu sistem operasi tidak harus melalui cd/dvdrom lagi, tapi melalui USB dan prosesnya pun tergolong sangat mudah. Tentunya hal ini akan lebih memudahkan pengguna [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi pengguna netbook Acer seperti saya atau netbook-netbook lainnya, melakukan instalasi suatu sistem operasi pasti akan sangat menyulitkan, karena tidak adanya media cd/dvdrom. Tapi sekarang ada solusi yang membuat proses instalasi suatu sistem operasi tidak harus melalui cd/dvdrom lagi, tapi melalui USB dan prosesnya pun tergolong sangat mudah.  Tentunya hal ini akan lebih memudahkan pengguna netbook yang ingin  mengganti sistem operasinya ke versi yang lebih tinggi atau sebaliknya. Hanya saja, untuk netbook yang sudah preinstalled windows, secara otomatis lisensi OEM akan hilang jika diganti dengan windows lain. Kecuali, (bagi pengguna acer) anda melakukan <a href="http://agungprasetyo.net/2009/05/29/tutorial-acer-aspire-one-a150-bag-2-experimen/">recovery</a> kembali dari partisi PQSERVICE (baca juga cara <a href="http://agungprasetyo.net/2009/05/06/tutorial-acer-aspire-one-a150-bag-1-backup-pqservice/">backup PQSERVICE</a>).  Pertama-tama, yang harus anda persiapkan adalah :
<div>&nbsp;</div>
<ol>
<li>Download <a href="http://wintoflash.com/download/en/">WinFlash</a>. Menurut pembuatnya &#8220;<em>This software may contain bugs (spelling too)</em>&#8220;. Untuk percobaan kali ini, saya menggunakan versi <strong>0.5.0013 beta</strong>.</li>
<li>Komputer dengan CD/DVDROM</li>
<li>CD/DVD Installer Windows XP / 2003 / Vista / 7. Untuk percobaan, saya menggunakan Windows 7 Professional x86.</li>
<li>USB Flash Disk (kapasitas tergantung dari sistem operasi yang diinstall). Untuk percobaan, saya memakai UFD ukuran 4GB.</li>
</ol>
<div>&nbsp;</div>
<h4>Langkah Pertama</h4>
<p>Lakukan ekstrak dari file yang sudah anda download, lalu jalankan file <strong>WinToFlash</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr1.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-642" title="gbr1" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr1-150x150.jpg" alt="gbr1" width="150" height="150" /></a></p>
<p style="text-align: center;">
<div>&nbsp;</div>
<h4>Langkah Kedua</h4>
<p>Langsung klik saja tombol <strong>Windows setup transfer wizard</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr3.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-646" title="gbr3" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr3-150x150.jpg" alt="gbr3" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Klik <strong>Next</strong>.
<div>&nbsp;</div>
<h4>Langkah Ketiga</h4>
<p>Langkah selanjutnya adalah menentukan lokasi pengcopyan. Untuk <strong>Windows files path</strong>, anda bisa arahkan ke CD/DVD atau folder yang berisi installer dari Windows.</p>
<p>Sedangkan <strong>USB Drive</strong>, arahkan ke drive dari USB anda. Selanjutnya, klik <strong>Next</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr4.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-647" title="gbr4" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr4-150x150.jpg" alt="gbr4" width="150" height="150" /></a></p>
<div>&nbsp;</div>
<p>Tampilan selanjutnya berisi tentang <em>Windows License Agreement</em>. Klik <strong>I Accepted the terms of the license agreement</strong>, dan klik <strong>Continue</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr5.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-649" title="gbr5" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr5-150x150.jpg" alt="gbr5" width="150" height="150" /></a></p>
<div>&nbsp;</div>
<p>Selanjutnya proses transfer file dari CD/DVD installer akan berjalan. Lama tidaknya proses ini tergantung dari OS apa yang anda pilih.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr6.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-650" title="gbr6" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr6-150x150.jpg" alt="gbr6" width="150" height="150" /></a></p>
<div>&nbsp;</div>
<p>Jika proses sudah selesai, klik <strong>Next</strong> dan tampilan selanjutnya adalah informasi tentang proses yang sudah dilakukan. Klik <strong>Exit</strong> untuk keluar.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr8.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-651" title="gbr8" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/12/gbr8-150x150.jpg" alt="gbr8" width="150" height="150" /></a></p>
<div>&nbsp;</div>
<p style="text-align: left;">Selanjutnya, silahkan testing USB yang sudah berisi file installer dari OS yang sudah anda pilih. Untuk pengguna netbook Acer, pada saat booting, tekan <strong>F12</strong> untuk memilih media startupnya.</p>
<div>&nbsp;</div>
<p style="text-align: left;">Jika sudah ada yang berhasil, sharing ya teman-teman&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">
<p> </p>
<p style="text-align: left;">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/acer-aspire-one/melakukan-instalasi-windows-xp-2003-vista-7-dari-usb-flash-disk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Troubleshooting dalam D2D Recovery</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/troubleshooting-dalam-d2d-recovery/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/troubleshooting-dalam-d2d-recovery/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 10:58:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips 'n Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Acer]]></category>
		<category><![CDATA[D2D]]></category>
		<category><![CDATA[recovery]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/2009/05/29/troubleshooting-dalam-d2d-recovery/</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai informasi awal, proses ini bisa dilakukan juga terhadap merk lain. PENTING: Direkomendasikan untuk selalu melakukan backup terlebih dahulu sebelum melakukan hal-hal yang sifatnya merubah sistem dan sebagainya. Segala kerusakan dan atau modifikasi pada sistem adalah tanggung jawab pribadi anda. Langkah berikut telah dipraktekkan pada Acer Aspire 5102wlmi dan beberapa juga berfungsi di Dell Inspiron [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai informasi awal, proses ini bisa dilakukan juga terhadap merk lain.</p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">PENTING:</span></strong><br />
Direkomendasikan untuk selalu melakukan backup terlebih dahulu sebelum melakukan hal-hal yang sifatnya merubah sistem dan sebagainya. Segala kerusakan dan atau modifikasi pada sistem adalah tanggung jawab pribadi anda. Langkah berikut telah dipraktekkan pada Acer Aspire 5102wlmi dan beberapa juga berfungsi di Dell Inspiron 9400/1705.</p>
<p>Seperti yang telah kita ketahui, Acer dan beberapa merk lain dalam paketnya telah mengintegrasikan sistem recovery yang terinstall secara tersembunyi pada partisi di harddisk anda. Sistem ini akan muncul jika kita menekan ALT+F10 pada saat startup.</p>
<h2>KONDISI PERTAMA</h2>
<p>Biasanya terjadi hal bahwa fungsi D2D Recovery di-disable pada bios.</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #ff0000;">SOLUSI</span></span></strong> : Aktifkan fungsi ini pada bios dan tekan ALT+F10 secara simultan pada saat startup.</p>
<p><span id="more-274"></span></p>
<h2>KONDISI KEDUA</h2>
<p>Pada kasus kali ini partisi PQSERVICE telah terhapus atau rusak, atau anda memasukkan CD tapi partisi ini tidak ada.</p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong><span style="text-decoration: underline;">SOLUSI</span></strong></span> : Jika anda sebelumnya tidak membuat backup dari sistem ke bentuk image file, maka tidak mungkin anda bisa menggunakan fungsi D2D Recovery.</p>
<h2>KONDISI KETIGA</h2>
<p>MBR (Master Boot Record) dari Acer mengalami kerusakan atau telah tergantikan dengan MBR lain. Selama partisi PQSERVICE masih ada atau anda bisa mengakses partisi tsb, anda bisa mengembalikan file MBR tersebut.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #ff0000;"><strong>SOLUSI 1</strong></span></span> : Pada windows yg sistemnya masih berfungsi :</p>
<ol>
<li>Disable opsi D2D Recovery dari bios</li>
<li>Jalankan windows dengan akses administrator</li>
<li>Download, unzip dan jalankan <strong>partedit32</strong></li>
<li>Identifikasi partisi PQSERVICE berdasarkan ukurannya (pada tampilan dibawah dari partedit32 ada kotak informasi). Ukuran dari partisi ini bermacam-macam diantara 2GB &#8211; 6GB. Setelah merubah tipe dari partisi tsb ke 0C, lakukan simpan. Restart dan jalankan komputer dengan akses administrator, maka seharusnya anda bisa melihat partisi PQSERVICE pada drive anda. Cari 2 file berikut yaitu <strong><span style="font-size: medium;">mbrwrdos.exe</span></strong> dan <strong><span style="font-size: medium;">rtmbr.bin</span></strong>. Setelah itu, jalankan command/dos prompt dan jalankan perintah berikut pada partisi PQSERVICE :<strong><span style="font-size: small;">mbrwrdos.exe install rtmbr.bin<br />
</span></strong><br />
Maka proses tsb akan mengkopikan file MBR Acer ke sistem anda. Tutup command/dos prompt, lakukan restart, masuk ke bios, aktifkan opsi D2D Recovery. Seharusnya skrng perintah ALT+F10 sudah bisa berfungsi</li>
</ol>
<p><span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #ff0000;"><strong>SOLUSI 2</strong></span></span> : Pada sistem yang rusak :</p>
<p>Untuk masalah ini, anda harus menggunakan Linux (sbg contoh : Mandriva)</p>
<ol>
<li>Boot dari Mandriva dan pada menu boot akan diberikan opsi untuk memperbaiki atau restore boot loader windows anda</li>
<li>Jika hal tsb tidak cukup, jalankan instalasi linux dan pilih LILO sebagai boot loader. Setelah selesai instalasi, restart komputer anda dan pada pilihan LILO menu akan muncul sedikitnya 2 pilihan windows boot yang boot pertama harusnya mengarah ke partisi PQSERVICE. Pilih boot tsb akan sistem akan booting menuju D2D Recovery.</li>
</ol>
<p>Langkah linux diatas adalah solusi paling sederhana, tapi perhatikan juga pada proses instalasi, Linux akan meminta utk melakukan resize partisi dari windows anda. Pada proses kali ini, harap berhati-hati, jangan sampai menghapus partisi PQSERVICE anda.</p>
<h2><span style="color: #ff0000;">TAMBAHAN :</span></h2>
<p>Jika pada partisi PQSERVICE anda tidak ada file <strong><span style="font-size: small;">mbrwrdos.exe</span></strong>, maka coba cari file <span style="color: #ff0000; font-size: small;"><strong><strong>MBRwrWin.</strong>exe</strong></span>. Lakukan perintah yang sama seperti diatas, tapi ganti nama filenya :</p>
<p><span style="font-size: medium;"><strong><strong>MBRwrWin.exe</strong> install rtmbr.bin</strong></span></p>
<p>Semoga Bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/troubleshooting-dalam-d2d-recovery/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tutorial ACER Aspire One A150 (Bag. 2) &#8211; eXPerimen</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/tutorial-acer-aspire-one-a150-bag-2-experimen/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/tutorial-acer-aspire-one-a150-bag-2-experimen/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 07:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acer Aspire One]]></category>
		<category><![CDATA[Tips 'n Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[mbr]]></category>
		<category><![CDATA[pqservice]]></category>
		<category><![CDATA[restore]]></category>
		<category><![CDATA[tinyxp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/2009/05/30/tutorial-acer-aspire-one-a150-bag-2-experimen/</guid>
		<description><![CDATA[Pada tutorial sebelumnya, saya menyarankan melakukan backup partisi PQSERVICE sebagai antisipasi awal apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada laptop Acer anda. Pada tutorial bagian 2 ini saya mencoba untuk : Melakukan partisi pada HD &#38; Restore partisi PQSERVICE Instalasi TinyXP &#38; Install Acer MBR eXPerimen 1 &#8211; Partisi HD &#38; Restore Partisi PQSERVICE Sebelum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tutorial sebelumnya, saya menyarankan melakukan backup <a href="http://agungprasetyo.net/2009/05/06/tutorial-acer-aspire-one-a150-bag-1-backup-pqservice/" target="_blank">partisi PQSERVICE</a> sebagai antisipasi awal apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada laptop Acer anda.</p>
<p>Pada tutorial bagian 2 ini saya mencoba untuk :</p>
<ol>
<li>Melakukan partisi pada HD &amp; Restore partisi PQSERVICE</li>
<li>Instalasi TinyXP &amp; Install Acer MBR</li>
</ol>
<h2>eXPerimen 1 &#8211; Partisi HD &amp; Restore Partisi PQSERVICE</h2>
<p>Sebelum melakukan experimen ke-2, saya melakukan partisi HD mengggunakan Fdisk. Untuk itu, saya membuat <a href="http://agungprasetyo.net/2009/05/29/membuat-usb-flash-disk-anda-bootable/">bootable USB</a> dengan menggunakan <strong>HP USB Disk Format Tool</strong>. Jangan lupa untuk mengcopy file seperti fdisk.exe, format.exe dan file-file lain ke USB anda.</p>
<p>Setelah booting dari USB berhasil dilakukan, saya melakukan partisi pada HD dengan ukuran 5GB (FAT32) dan 20GB (tanpa format). Partisi 5GB tersebut nantinya akan dijadikan sebagai tempat peletakan partisi PQSERVICE, sedangkan yang 20GB akan digunakan untuk tempat recovery dari partisi PQSERVICE.</p>
<p>Untuk eXPerimen kali ini, saya membutuhkan 2 kabel IDE/SATA to USB converter sebagai alat bantu utk booting MR Rescue CD dari CD/DVD ROM dan untuk meload image dari HD yang pada tutorial bag.1 yang sudah saya buat. Alasan kenapa saya menggunakan HD eksternal sebagai tempat penyimpanan image dari MR? disebabkan saya tidak mempunyai USB dengan ukuran di atas 4GB, sedangkan image dari PQSERVICE sekitar 4GB lebih (ukuran image bisa saja berbeda untuk tiap netbook). Jadi jika anda mempunyai USB dengan ukuran diatas 4GB, maka anda hanya membutuhkan satu kabel konverter saja.</p>
<p>Untuk proses recovery partisi menggunakan Macrium Reflect Rescue CD, silahkan merujuk ke halaman <a href="http://agungprasetyo.net/2009/05/29/recovery-pc-menggunakan-macrium-reflect-rescue-cd/" target="_blank">berikut</a>.</p>
<p>Untuk pembuatan Rescue CD, umumnya dilakukan pada media CD. Tapi ternyata, dengan USB kita juga bisa membuat Booatble USB yang bisa diisi dengan image dari Rescue CD sehingga USB kita berfungsi layaknya Rescue CD. Jika anda ingin membuat Rescue CD dari media USB, maka bisa merujuk ke <a href="http://agungprasetyo.net/2009/05/17/membuat-macrium-reflect-rescue-cd-dengan-media-usb/">halaman ini</a>.</p>
<p>Setelah melakukan Recovery dengan Rescue CD, biasanya anda sudah bisa menekan <strong>Alt+F10</strong> pada saat startup, dan bisa melakukan proses recovery system dari partisi PQSERVICE. Jika berhasil, maka selamat!. Tapi jika tidak setelah proses recovery sistem tetap tidak mau masuk ke windows, berarti ada masalah. Tapi hal ini bisa diatasi dengan cara eXPerimen 2.</p>
<h2>eXPerimen 2 &#8211; Instalasi TinyXP SP3 Rev09</h2>
<p>Cara ini dilakukan apabila setelah melakukan recovery (Alt+F10), windows anda tetap tidak bisa tampil. Kursor hanya berkedip-kedip tapi tidak ada pesan error apapun. Jadi bisa disimpulkan sebenarnya proses recovery sudah berjalan, tapi sistem boot bermasalah. Bisa juga disebabkan karena MBR atau NTLDR belum sempurna.</p>
<p>Jadi saya install TinyXP dengan pilihan yang Bare krn saya tdk perlu tampilan bagus dan sebagainya. Pilihan ini hanya digunakan agar saya bisa menginstall Macrium Reflect.</p>
<p>*sebagai informasi, TinyXP SP3 Rev09 bisa didapatkan di <a href="http://www.indowebster.com">http://www.indowebster.com</a>. Dijamin proses downloadnya cepat karena terkoneksi dengan IIX.</p>
<p>Setelah proses instalasi TinyXP selesai, restart komputer, dan masuk ke BIOS. Lakukan pilihan <strong>Disable</strong> pada <strong>D2D Recovery Option</strong>. Simpan dan biarkan sistem kembali ke windows. Setelah itu, saya langsung menginstall Macrium Reflect. Setelah itu, kopikan file image dari PQSERVICE ke dalam harddisk yang sudah ada, atau anda bisa membuat backup kembali dari partisi PQSERVICE anda. Cara diatas sama saja.</p>
<p>Setelah file image sudah ada/terbentuk, buka aplikasi Macrium Reflect dan pilih <strong>Restore Tasks</strong> -&gt; <strong>Browse an image or backup file in Windows Explorer</strong>.</p>
<p><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/mrrestore1.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-730" title="mrrestore1" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/mrrestore1-150x150.jpg" alt="mrrestore1" width="150" height="150" /></a> <a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/mrselection1.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-731" title="mrselection1" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/mrselection1-150x150.jpg" alt="mrselection1" width="150" height="150" /></a></p>
<p>setelah itu, pilihlah file image dari partisi PQSERVICE yang sudah ada/terbuat dan klik OK. Maka pada windows explorer akan terbuat sebuah drive baru yang isinya adalah partisi PQSERVICE. Dari sini, anda bisa melihat semua isi dari partisi PQSERVICE. Coba cari file <strong>MBRwrWin.exe</strong> dan <strong>RTMBR.bin</strong>.</p>
<p>Jika ditemukan, jalankan Command Prompt (DOS), arahkan ke drive yang berisi kedua file tersebut dan ketikkan :</p>
<p><strong><span style="font-size: medium;">mbrwrwin.exe install rtmbr.bin</span></strong></p>
<p>Perintah diatas akan menginstall Acer MBR. Tutup command prompt, lakukan restart komputer, masuk ke BIOS, aktifkan kembali D2D Recovery, pada saat startup tekan kembali Alt+F10, lakukan proses Recovery kembali, tunggu hingga selesai, restart dan . dari pengalaman saya, akhirnya Windows bisa berjalan dengan sempurna.</p>
<p>Pada saat masuk desktop, Acer akan menjalankan semua proses secara otomatis, mulai dari instalasi driver, Google Desktop, Antivirus Symantec, dsb. Tunggu saja hingga selesai.</p>
<p>Nah, selesai sudah penjelasan saya tentang cara recovery partisi PQSERVICE. Mohon maaf kalau tulisan saya terkesan tidak sistematis, tapi ya itulah yang bisa saya lakukan.</p>
<p>Semoga bermanfaat dan apabila ada pertanyaan, silahkan saja utarakan disini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/tutorial-acer-aspire-one-a150-bag-2-experimen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>86</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat USB Flash Disk Anda Bootable</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/membuat-usb-flash-disk-anda-bootable/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/membuat-usb-flash-disk-anda-bootable/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 06:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips 'n Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[boot]]></category>
		<category><![CDATA[bootable]]></category>
		<category><![CDATA[HP]]></category>
		<category><![CDATA[USB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/2009/05/29/membuat-usb-flash-disk-anda-bootable/</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang ini, kebanyakan komputer sudah tidak menyertakan floppy disk dalam paketnya. Sama seperti pada beberapa komputer kantor yang baru saja beli. Karena salah satu komputer password administratornya lupa, sehingga tidak bisa masuk ke sistem. Ketika saya akan memasukkan program dari linux (floppy based) utk resetting password admin, ternyata floppy drive-nya tidak ada. Akhirnya, solusi utk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang ini, kebanyakan komputer sudah tidak menyertakan floppy disk dalam paketnya. Sama seperti pada beberapa komputer kantor yang baru saja beli. Karena salah satu komputer password administratornya lupa, sehingga tidak bisa masuk ke sistem. Ketika saya akan memasukkan program dari linux (floppy based) utk resetting password admin, ternyata floppy drive-nya tidak ada. Akhirnya, solusi utk menggunakan disket tertunda dan harus cari media lain utk bisa booting. Setelah browsing beberapa lama, akhirnya ada cara utk booting dari USB drive.</p>
<p>Untuk membuat USB bootable, sebenarnya ada banyak cara. Diantaranya dengan menggunakan aplikasi &#8220;<strong>UNetbootin</strong>&#8221; dari situs <a href="http://unetbootin.sourceforge.net/" target="_blank">http://unetbootin.sourceforge.net/</a>. Cara ini paling banyak digunakan untuk membuat bootable USB.</p>
<p>Untuk kali ini, saya akan mencoba memberikan panduan dengan cara lain, yaitu dengan <strong>HP USB Disk Format Tool</strong>. Pertama-tama, download &amp; ekstrak 2 berikut, yaitu <a href="http://victorchen.info/wp-content/uploads/2008/03/hp-usb-disk-format-tool.zip" target="_blank">HP USB Disk Format Tool</a> dan <a href="http://victorchen.info/wp-content/uploads/2008/03/windows-98-system-files.zip" target="_blank">Windows 98 System Files</a>. Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut :</p>
<p><span id="more-269"></span></p>
<ol>
<li>Lakukan install terlebih dahulu aplikasi HP USB Disk Format Tool.</li>
<li>Masukkan USB anda pada komputer.</li>
<li><strong>PENTING:</strong> Lakukan backup pada seluruh file di USB flash disk anda, karena akan dihapus dalam proses ini.</li>
<li>Jalankan aplikasi dari HP USB Disk Format Tool.</li>
<li>Pada device otomatis akan mendeteksi USB anda.</li>
<li>Pilih FAT32 dari pilihan Filesystem.</li>
<li>Lakukan <span style="text-decoration: line-through;">centang</span> contreng pada opsi &#8220;Create a DOS startup disk&#8221;.</li>
<li>Pada pilihan textbox yang ada, lakukan pada browse pada file Windows 98 system yang sudah diekstrak.</li>
<li>Setelah itu, klik tombol <strong>Start</strong>.</li>
<li>Klik <strong>Yes</strong> jika ada box peringatan tentang penghapusan file.</li>
<li>Selanjutnya, kopikan seluruh file dari Windows 98 system ke USB flash disk untuk bisa mengaktifkan deteksi CD-ROM dan mouse.</li>
</ol>
<p>Nah, proses sudah selesai, sekarang USB anda sudah bootable. Jika anda ingin melakukan booting dari USB, jangan lupa untuk setting BIOS terlebih dahulu.</p>
<p>Untuk pengguna Netbook seperti AA1, anda bisa menekan F12 setelah proses startup.</p>
<p>Jika ada yang tahu cara lain, silahkan untuk menambahkan.</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/tips-n-trick/membuat-usb-flash-disk-anda-bootable/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Recovery PC Menggunakan Macrium Reflect Rescue CD</title>
		<link>http://agungprasetyo.net/tutorial/recovery-pc-menggunakan-macrium-reflect-rescue-cd/</link>
		<comments>http://agungprasetyo.net/tutorial/recovery-pc-menggunakan-macrium-reflect-rescue-cd/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 06:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prazetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Macrium Reflect]]></category>
		<category><![CDATA[recovery]]></category>
		<category><![CDATA[Rescue CD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungprasetyo.net/2009/05/29/recovery-pc-menggunakan-macrium-reflect-rescue-cd/</guid>
		<description><![CDATA[Untuk para pengguna Acer Aspire One, pada artikel sebelumnya saya sudah menjelaskan bagaimana cara untuk melakukan backup pada partisi PQSERVICE menggunakan software Macrium Reflect. Kali ini, saya akan menjelaskan cara untuk melakukan recovery dari file backup yang sudah dibuat. Sebenarnya langkah ini tidak terbatas hanya utk backup dari PQSERVICE saja, tapi seluruh backup yang dilakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk para pengguna Acer Aspire One, pada artikel sebelumnya saya sudah menjelaskan bagaimana cara untuk melakukan backup pada partisi PQSERVICE menggunakan software Macrium Reflect.</p>
<p>Kali ini, saya akan menjelaskan cara untuk melakukan recovery dari file backup yang sudah dibuat. Sebenarnya langkah ini tidak terbatas hanya utk backup dari PQSERVICE saja, tapi seluruh backup yang dilakukan dengan software Macrium Reflect bisa direstore dengan langkah ini.</p>
<p>Meski basis dari Rescue CD ini adalah linux, tapi tidak usah takut, karena tampilannya sudah diganti seperti Windows dan udah mengenali mouse secara otomatis.</p>
<p><span id="more-260"></span></p>
<p>Langsung saja, proses recovery dimulai :</p>
<ol>
<li>Masukkan Rescue CD yang sudah dibuat dan setting bios anda untuk boot dari CD.Tunggu beberapa saat hingga tampilannya seperti berikut. Selanjutnya klik <strong>Next</strong>.
<div><a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/1.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-234" title="1.jpg" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/1-150x150.jpg" alt="1.jpg" width="150" height="150" /></a></div>
</li>
<li>Tampilan selanjutnya akan menunjukkan drive (partisi) anda.<br />
<strong>Catatan:</strong> Tampilan drive mungkin tidak sama pada komputer anda.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/3.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-236" title="3.jpg" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/3-150x150.jpg" alt="3.jpg" width="150" height="150" /></a><br />
Pilih direktori tempat anda menyimpan file backup yang akan direstore.</li>
<li>Tampilan berikutnya menampilkan informasi detil partisi dari file yang dibackup. Pada contoh kali ini, saya hanya mempunyai 1 partisi, tapi dikomputer anda bisa berubah-ubah sesuai partisi yang sudah anda backup.<br />
Pilih <strong>(C:)</strong> dan klik <strong>Next</strong>.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/4.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-601" title="4" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/4-150x150.jpg" alt="4" width="150" height="150" /></a></li>
<li>Berikutnya adalah tampilan lokal harddisk anda. Anda bisa melakukan restore pada partisi mana saja, bahkan anda bisa merestore pada partisi kosong pada harddisk yang lain.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/5.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-602" title="5" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/5-150x150.jpg" alt="5" width="150" height="150" /></a><br />
Pada experimen kali ini, kita akan merestore partisi yg dibackup pada semua partisi di disk 1. Yang perlu kita lakukan adalah melakukan <span style="text-decoration: line-through;">centang</span> contreng pada kotak di disk 1. Jangan lupa tekan tombol <strong>Ctrl </strong>pada saat memilih lebih dari 1 partisi.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/5a.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-603" title="5a" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/5a-150x150.jpg" alt="5a" width="150" height="150" /></a><br />
Tekan <strong>Next</strong> untuk melanjutkan</li>
<li>Selanjutnya, pilih Active dan klik <strong>Next</strong>.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/6.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-604" title="6" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/6-150x150.jpg" alt="6" width="150" height="150" /></a></li>
<li>Karena kita memilih partisi yang akan direstore lebih besar daripada file yg dibackup, maka ada kesempatan untuk memperbesar partisi tujuan.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/7.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-605" title="7" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/7-150x150.jpg" alt="7" width="150" height="150" /></a><br />
Lakukan drag kekanan sesuai kebutuhan, lalu klik <strong>Next</strong>.</li>
<li>Halaman selanjutnya adalah <strong>Verify Image</strong>. Klik <strong>No Thank You</strong>. Klik <strong>Next</strong>.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/8.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-606" title="8" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/8-150x150.jpg" alt="8" width="150" height="150" /></a></li>
<li>Tampilan berikutnya adalah opsi untuk restore MBR (Master Boot Record). Tetap pilihan default &#8216;Replace with the Master Boot Record from the backup&#8217; dan klik <strong>Next</strong>.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/9.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-607" title="9" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/9-150x150.jpg" alt="9" width="150" height="150" /></a></li>
<li>Opsi berikutnya adalah verifikasi file sistem. Langkah ini tidak perlu, pilih opsi <strong>No</strong>, klik <strong>Next</strong>.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/10.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-252" title="10.jpg" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/10-150x150.jpg" alt="10.jpg" width="150" height="150" /></a></li>
<li>Langkah berikutnya adalah langkah terakhir. Klik <strong>Finish </strong>untuk memulai Restore.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/11.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-254" title="11.jpg" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/11-150x150.jpg" alt="11.jpg" width="150" height="150" /></a><br />
Proses restore akan berjalan. Jika sudah selesai, anda bisa klik Back dan merestore partisi lainnya atau klik Cancel untuk melakukan restart komputer.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/13.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-256" title="13.jpg" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/13-150x150.jpg" alt="13.jpg" width="150" height="150" /></a><br />
Klik <strong>Cancel</strong> lalu klik <strong>OK</strong> untuk reboot.<br />
<a href="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/14.jpg" class="highslide-image" onclick="return hs.expand(this);"><img class="alignnone size-full wp-image-258" title="14.jpg" src="http://agungprasetyo.net/wp-content/uploads/2009/05/14.jpg" alt="14.jpg" width="251" height="88" /></a></li>
</ol>
<p>Proses restore sudah selesai. Selanjutnya tinggal melihat hasil dari restore anda.</p>
<p>Untuk restore partisi PQSERVICE, otomatis partisi ini tidak terlihat, karena kondisi awalnya memang sudah tersembunyi. Semoga tutorial ini bisa bermanfaat buat semua.</p>
<p>Jika ada saran/kritik, silahkan posting disini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungprasetyo.net/tutorial/recovery-pc-menggunakan-macrium-reflect-rescue-cd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
