• Tutorial ACER Aspire One A150 (Bag. 1) – Backup PQSERVICE
    6 May
    Post prazetyo   Top Blogs  Print This Post
    http://agungprasetyo.net/activities/tutorial-acer-aspire-one-a150-bag-1-backup-pqservice

    Sebelumnya, tutorial ini hanyalah hasil dari saya mencoba-coba dan berusaha didokumentasikan agar bisa berguna bagi orang lain apabila mengalami hal/masalah yang sama dengan saya.

    Bagi para pengguna laptop ACER, pasti tidak asing dengan istilah PQSERVICE. Atau jangan-jangan anda malah belum pernah mendengar tentang istilah ini. Secara singkat bisa dijelaskan bahwa PQSERVICE adalah partisi tersembunyi dari laptop ACER yang akan berguna apabila anda akan melakukan e-Recovery System. Didalam PQSERVICE, terdapat sistem operasi asli Windows (biasanya Windows Home Edition / Windows Vista Home Edition), aplikasi seperti Office 2007 Trial Edition, Symantec dan driver-driver pendukung dari laptop ACER anda. Jadi usahakan partisi ini tetap dalam kondisi aman, jika anda tidak ingin kerepotan dalam proses recovery.

    PERHATIAN: Langkah ini sebaiknya diambil ketika Acer Aspire One masih dalam kondisi awal, belum ada software baru atau software yang teruninstall.

    eXpeTasi

    Anggap saja saya ingin mengganti Windows XP Home Edition anda dengan OS lain, misalkan Vista, TinyXp, atau MacOS karena saya merasa kurang “sreg” dengan kemampuan dari Windows XP Home Edition. Selain itu, saya juga tidak ingin kehilangan partisi PQSERVICE karena lisensi OEM Windows XP Home Edition saya berada dalam partisi ini, jadi saya harus amankan partisi ini.

    Setelah saya membaca puluhan website, forum dan artikel tentang partisi PQSERVICE, masih banyak sekali pengguna yang tidak mengetahui fungsi dari partisi PQSERVICE ini dan banyak juga yang ingin melakukan recovery sistemnya kembali, tapi terkendala dengan hilangnya partisi PQSERVICE atau MBR (master boot record), sehingga proses recovery tidak berjalan seperti yang diharapkan. Akhirnya saya bisa menyimpulkan ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh pengguna Acer Aspire One untuk istilahnya berjaga-jaga apabila suatu saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dengan sistem dari recovery itu sendiri.

    Langkah Pertama : Backup Master Boot Record

    Acer memiliki file MBR khusus yang apabila pada saat startup anda menekan Alt+F10, maka sistem akan membawa anda ke mode recovery yg memanggil file dari partisi PQSERVICE. Karena itu, jika anda mengganti OS tanpa membackup terlebih dahulu file MBR anda, dipastikan anda tidak bisa memanggil Alt+F10 dari proses startup.

    Untuk backup MBR, ada beberapa file yang disarankan yaitu

    1. MBRWizard (http://mbrwizard.com/download.shtml)
    2. MBRTool (http://www.diydatarecovery.nl/download/MBRTool_Setup.exe)
    3. MbrFix (http://www.sysint.no/Nedlasting/MbrFix.zip)
    4. MBRUtil (ftp://ftp.symantec.com/public/english_us_canada/tools/pq/utilities/head.zip)
    5. HDHacker (http://dimio.altervista.org/stats/download.php?id=6)

    Setelah download, lakukan backup pada MBR anda. Untuk cara backup, silahkan baca referensi pada website diatas masing-masing.

    Langkah Kedua : Backup Partisi PQSERVICE (EISA)

    Bisa dikatakan, bahwa langkah ini adalah langkah terpenting dalam proses ini. Sebenarnya banyak sekali aplikasi yang bisa membaca partisi tersembunyi, tapi saya menemukan aplikasi (edisi gratis) dengan nama Macrium Reflect (http://www.macrium.com/reflectfree.asp). Aplikasi ini tergolong bagus, karena selain bisa mendeteksi adanya partisi tersembunyi, juga bisa utk backup, restorasi. Bahkan secara otomatis, aplikasi ini akan membackup MBR pada saat prosesnya.

    Untuk melakukan backup, jalankan aplikasi tsb, lalu klik kanan pada partisi PQSERVICE dan pilih Create Image of ’1 – PQSERVICE’.

    step1ed

    Pilih tujuan backup. Anda bisa memilih backup disimpan pada HD lokal, jaringan, bahkan pada CD/DVD. Jika sudah, klik Next. Membutuhkan waktu sekitar 5 menit utk melakukan backup 4GB (partisi PQSERVICE). Lain kali jika anda ingin melakukan restore partisi PQSERVICE, caranya buat dulu Macrium Reflect Rescue CD (saya merekomendasikan pilihan Linux), booting komputer dengan Rescue CD, dan pilih image yang sudah anda backup ( bahasan ini akan saya sampaikan pada tutorial terpisah).

    Aplikasi Macrium Reflect ini juga bisa menampilkan isi dari partisi PQSERVICE yang sudah anda backup. Caranya, klik 2x pada file yang tadi sudah tersimpan. Biasanya ditandai dengan ekstension xxxx-00-00.mrimg. Selanjutnya akan menampilkan tampilan seperti dibawah ini.

    step7ed

    Jika anda menekan OK, maka akan muncul drive baru yang berisi file-file dari partisi PQSERVICE dan anda bisa melihat kontennya dari windows explorer.

    step8ed

    Langkah Ketiga : Backup Windows Anda(*)

    (*) Opsional, tapi tidak ada salahnya dilakukan backup sebagai antisipasi.

    Langkah ini sebaiknya paling cocok dilakukan bagi pengguna Acer Aspire One yang sistem operasinya masih “suci” atau belum ada aplikasi baru yang terinstall. Jadi apabila nantinya PQSERVICE benar-benar mengalami kerusakan parah, kita tetap bisa me-restore OS original kita dari langkah ini. Karena lisensi OEM tetap berlaku selama OS-nya masih sama atau serial number dari OS tsb sama persis spt pada bagian laptop anda.

    Langkahnya sama seperti pada langkah kedua, hanya saja pilih pada drive C dan langkah selanjutnya sama persis seperti pada backup PQSERVICE.

     

    Langkah Keempat : Simpan File Backup

    Jika anda sudah melakukan 3 langkah backup diatas, maka proses terakhir adalah menyimpan file yang sudah dibackup pada tempat yang aman. Bisa di eksternal HD, CD atau DVD, tapi usahakan media tsb mudah untuk diakses pada saat proses recovery.

    Untuk proses recovery, karena Acer Aspire One tidak memiliki CD/DVD internal, maka untuk booting dari Macrium Reflect Rescue CD, anda bisa menggunakan kabel USB to IDE converter.

    Ok, tutorial untuk backup partisi tersembunyi PQSERVICE sudah selesai. Pada tutorial selanjutnya akan dibahas permasalahan apa saja yang bisa terjadi pada partisi PQSERVICE dan langkah-langkah untuk mengatasinya.

    Semoga bermanfaat.

    Baca juga : Tutorial ACER Aspire One A150 (Bag. 2) – eXPerimen

Conversation

237 Comments {+}
  1. FITRAHADI /

    mas saya ingin tanya..
    proses recovery Completely restore system to Factory Defaults, dengan yang opearting system Retain User Data itu bedanya apa ??
    apa setelah recovery data sebelumnya dicover ke drive C: ? dan apakah memakan jumlah harddisk,

    tolong dijelaskan ya mas.. TQ

    • selama ini saya melakukan recovery, drive C akan dihapus dan diinstall ulang dari dari awal.. bersih..sih..sih. jadi mendingan mas fitra di backup dulu aja data-data di drive C. kalau ada drive D dan lainnya, tidak akan berpengaruh. jadi aman-aman saja utk drive lainnya.

  2. haslins /

    thanks gun…sangat bermanfaat….

    maju trus experimen nya…
    oh y gan..ana jg mw nanya nih…
    gmn klw partisi or file asli PQSERvice nya udah keformat….
    bisa nggk kita buat PArtisi or file PQSERVICE nya dengan menggunakan backup dari laptop acer yg tipe nya sama…

    soal nya sebelum ketemu web agan yg masta ini..ane akal”in aja ngistall nya pake win7…ane partisi ulang smua nya..sampai” partisi yg kesembunyi ane format smua…
    kira” bisa nggk y..buat seperti settingan pabrik hdd ya…???
    mohon pencerahan nya y ga,,…thank b4 masta…

  3. pani /

    ga… mohon bantuan nih… aku instal windw xp2 ke notebokk aspireone pake Fd udah pake driver sata yang aku donld d web acer…pass instalasi normal aja… tapi setelah selesai copy wndws.. eh mala ada tulisan keluar
    windws can’t stat…………(blabalabla..)…mising or corupt:
    (windosw root)\sistem32\hal.dll
    pleasa re instal or copy above file
     
    udah pake master lain masih aja…. pleas bantuannya gan…. makasih..

    • A. Cara pertama

      * Nyalakan komputer dan lalu masukkan CD Windows.
      * Ketika muncul tampilan Welcome to Setup, tekan R.
      * Ketika nomer yang berhubungan dengan instalasi Windows yang akan kita perbaiki (biasanya 1) kemudian tekan Enter.
      * Ketika mendapat jawaban lalu ketik password administrator dan tekan Enter, kalau tidak diberi password maka cukup langsung Enter Saja.
      * Pada command prompt, ketik perintah-perintah berikut. (Contoh perintah dibawah ini dengan asumsi bahwa C: merupakan drive Windows kita. Ubah huruf drive jika tidak sesuai.)
      ATTRIB -H -R -S C:\BOOT.INI
      DEL C:\BOOT.INI
      BOOTCFG /REBUILD FIXBOOT
      * Lalu ketik Exit dan komputer akan otomatis restart.

      B. Cara kedua

      * Jika perintah di atas tidak berhasil memperbaiki eror yang ada maka ulangi kembali instruksi seperti yang ada di cara pertama untuk boot ke recovery console dan login sebagai administrator.
      * Pada command prompt ketik perintah berikut (asumsinya driver D: adalah drive dimana CD-ROM berada):
      EXPAND D:\I386\HAL.DL_ C:\WINDOWS\SYSTEM32\HAL.DLL

      C. Cara ketiga

      Jika dua cara di atas tidak berhasil juga maka ada cara terakhir yang ternyata sukses saya terapkan. Kemungkinan kasus yang saya alami untuk cara pertama dan kedua tidak berhasil karena CD Windows XP yang digunakan untuk recovery-nya bukan CD Windows XP original.

      Langkah-langkahnya sebagai berikut:

      * Nyalakan komputer dan lalu masukkan CD Windows.
      * Ketika muncul tampilan layar Welcome to Setup, pilih To Set up Windows XP Now, press Enter
      * Tekan F8 ketika berada pada halaman Licensing Agreement
      * Lalu ikuti langkah-langkah seperti halnya ketika kita ingin menginstal Windows XP. Pilih partisi Windows XP berada, misal di C
      * Ketika ada pertanyaan bahwa di partisi C sudah ada instalasi Windows maka teruskan
      * Begitu ada pertanyaan apakah kita ingin menginstal Windows XP di folder yang sama (Windows) atau ingin menginstalnya di folder yang lain maka pilih folder yang sama dan tekan Enter
      * Intinya adalah bahwa seolah-olah kita hendak menginstal Windows baru di partisi dan folder yang sudah ada sebelumnya. Kemudian setelah melalui proses akan muncul pesan Windows has finished performing maintenance on you hard drive
      * Lalu Windows akan restart dan kembali sehat lagi

      Sumber : erakomputer.com

  4. FITRAHADI /

    mas jadi gini, kemarin kan saya install ulang acer aspire one d250, pas saya masuk melalui cd xp untuk mengistall xp proffesional. partisi PQservicenya tidak keluar, cuma ada C:, D: apakah kalo seperti itu parti PQservicenya telah terhapus sebelum saya menginstall XP ? terima kasih mas

    • ada kemungkinan terhapus. harusnya pada pemilihan partisi mana yang mau diinstall windows, harusnya partisi tsb keliatan EISA partition. coba aja lihat dari control panel > administrative tool > computer management > disk management. cek disana ada gak pqservice (eisa partition).

  5. FITRAHADI /

    ternyata pas sudah saya install xpnya masih ada mas partisi PQservicenya..namun saya tidak bisa menjalakan d2d recoverynya..bagaimana caranya untuk menjalankan d2d recovery, saat saya boot dia tidak merespon mas

  6. FITRAHADI /

    bagaimana cara menjalankan d2d recoverynya mas..sebab saya tekan alt+10 tidak jalan :(

  7. volly /

    gan mohon bantuanya, sy keburu me resize partisi laptop temen ane make paragon partisi, drive c nya basar bgt 300G dbanding drivr D cuma dikasi partisi 4Gb, nah partisi D udah penuh, dan tmn ane itu mau membagi size partisinya ke D dr c, pas ane nyoba pke paragon, berjalan lancar, namun setelah rebot, error..nah skrng ane bingung gan, aakata tmn ane itu partisi di C ada data2 kuliahnya…ane bingung mau ngembaliin datanya gn, mana hardisk laptopnya g bisa dikeluarin, krn mash masa garansi….mohon pencerahanya ya gan segera..terimakasih..

    • Ya gini mbak. *bener mbak kan ini :)
      Coba booting pake live cd dari linux, bisa ubuntu atau distro lainnya. Kalau tdk ada cdrom internal, ya terpaksa pake cdrom eksternal tapi dipasang kabel pararel to usb. banyak koq dipasaran, murah lagi.
      Lalu, dari live cd td, akses folder yg ada isi datanya, lalu kopikan ke flash disk atau media ekternal lainnya. kalau sudah, yaa windows yg error tadi bisa dilakukan recovery atau install ulang dengan hanya install ulang tapi tdk menghapus partisi di drive C.

      Semoga bermanfaat.

  8. Jodot /

    Mas,manggil restore dgn alt+f10 tdk bisa,pq service msh ada.Gmana cranya gan?
    Kl restore dgn recovery management sma gak hslnya?Mhn bntuannya

  9. Albert Nur /

    om,kmaren ane buka PQSERVICE nya pake ubuntu om,jadi boot pake ubuntu natty baru ke disk utility dan pilih PQ SERVICE NYA di mount.Muncul deh partisi PQSERVICE.BAru ane copas ke DRIVE D nya acer lalu boot ke winxp,dan burn smuanya ke cd om^^.Sapa tau berguna!!!

  10. dewa /

    om,kmaren kan ane udah backup PQSERVICE nya…
    baru ane install ubuntu…
    skrg ane mau balikin lagi ke winxp om…
    gimana cara nya ya????

    kmaren ud di restore PQSERVICE nya tapi pas alt+f10 malah muncul “BOOTMGR is missing press ctrl+alt+delete to restart”

    gimana caranya om???

You are here:   agungprasetyo.net > Acer Aspire One > Tutorial ACER Aspire One A150 (Bag. 1) – Backup PQSERVICE
Top